FILIPINA: PERUNDINGAN DAMAI GERILYAWAN MUSLIM DITUNDA HINGGA APRIL MENDATANG

Manila, 13 Rabiul Awal 1434/25 Maret 2013 (MINA) – Pemerintah Filipina mengatakan Senin (24/3), perundingan perdamaian antara pemerintah Filipina dan Moro Islamic Liberation Front (MILF), kelompok gerilyawan Muslim terbesar di negara itu, ditunda hingga April. Demikian laporan Kantor Berita Islam Xinhua yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA).

Penasihat Presiden tentang Proses Perdamaian, Teresita Deles mengatakan, Presiden Filipina Benigno Aquino telah meminta penundaan putaran ke-37 dari perundingan eksplorasi formal antara pemerintah dan MILF yang dijadwalkan akan dimulai Rabu.

Deles mengatakan, tiga anggota panel perdamaian pemerintah berangkat ke Kuala Lumpur secara pribadi untuk menyampaikan permintaan ke Mohagher Iqbal, ketua MILF dari panel perdamaian dan untuk menetapkan tanggal baru bagi perundingan damai.

Aquino mengatakan, penundaan akan memberikan waktu bagi pemerintah Filipina dan MILF untuk meninjau lampiran.

“Kita harus bisa datang untuk sebuah pengertian tentang berbagai lampiran sehingga kerajinan dari tindakan baru akan menjadi sesuatu bagi semua pemangku kepentingan agar dapat menyetujui dan mengarahkan dari belakang,” katanya.

Pemerintah dan MILF belum melengkapi dan menandatangani lampiran pada pembagian kekuasaan, pembagian harta, dan normalisasi. Lampiran pada pengaturan transisi dan modalitas telah disusun bulan lalu.

Lampiran ini akan membentuk bagian dari perjanjian komprehensif antara pembuka jalan bagi penciptaan entitas Bangsamoro untuk menggantikan Daerah Otonom yang ada di Mindanao Muslim.

Deles juga mengatakan, pemerintah Filipina dan MILF akan membahas persiapan Komisi Transisi, 15 badan yang akan menyusun Undang-Undang Dasar untuk Bangsamoro tersebut. Komisi akan melakukan pertemuan pertama pada minggu pertama bulan April.(T/P014/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply