GRUP ISLAM MESIR TERUS UPAYAKAN CARA DAMAI

Foto: APFKairo, 29 Rabiul akhir 1434/10 Maret 2013 (MINA) –  Beberapa partai Islam Mesir dan grup lainnya menandatangi pernyataan yang dikeluarkan pada Sabtu (9/3) guna mendukung perdamaian untuk menyelesaikan upaya pihak-pihak yang ingin berusaha menurunkan Mursi dari kepresidenan.

Ketua Partai Ansar  yang juga mantan juru bicara kelompok Hazemoon, Saber Gamal, mengatakan kelompok-kelompok Islam dan Mesir lainnya akan mempertahankan properti publik dan swasta terhadap serangan-serangan yang sedang berlangsung.

“Kami akan membela dengan cara damai saja, seperti membentuk komite populer untuk menjaga lembaga-lembaga Negara,”  kata Gamal,  sebagaimana laporan Daily News Egypt yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA).

Di dalam pernyataan itu juga disebutkan, “Saat ini bangsa sedang menghadapi bahaya dan upaya membatalkan revolusi Mesir serta menghancurkan internal Mesir, setiap patriotik Mesir harus menghilangkan ego keberpihakan golongannya dan bergegas menyelamatkan bangsanya.”

Koalisi grup Islam itu juga menyoroti dukungannya terhadap pasukan keamanan dan mengkritik serangan terhadap kantor polisi dan direktorat keamanan.

Pernyataan itu meminta semua kelompok nasional dan populer mendukung polisi dengan segala cara yang mungkin, termasuk komite populer. “Kami mengikuti krisis saat ini secara teratur untuk mengambil prosedur yang diperlukan mengenai hal itu,” kata pernyataan itu.

Menurut media lokal Mesir, pernyataan itu mengatakan institusi kepolisian merupakan badan nasional milik rakyat, menambahkan setiap orang harus mendukung polisi dalam menjaga ketertiban dan mengamankan properti publik dan swasta.

Pernyataan itu juga dianggap memuji polisi, mengklaim mereka mengalami tekanan besar untuk ‘mempolitisasi’, juga menggambarkan menyerang kantor polisi dan direktorat keamanan sebagai “upaya menyebarkan kekacauan di seluruh negara ini.”  Disebutkan juga pernyataan itu menyerukan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk menyelidiki setiap pelanggaran yang dilakukan oleh personilnya.

Gamal menyebut para penyerang sebagai ‘kelompok yang di sewa’ untuk melakukan kejahatan itu, di mana digambarkannya sebagai upaya menjatuhkan Mesir dan Presiden Mursi.

“Beberapa petugas keamanan dan politisi yang korup membantu para penjahat dalam melaksanakan rencana kacau mereka.  Media  kriminal juga memainkan peran besar dalam memalsukan kebenaran dan menerapkan rencana Zionis-Amerika yang bertujuan menghancurkan Mesir,” kata Gamal.

Beberapa pihak kelompok Islamis menandatangani pernyataan itu, termasuk Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP), Jamaah Islamiyah, Partai Wasat, Partai Watan,  Partai Raya, Partai Pengembangan dan Pembangunan, Persatuan Da’i, Asosiasi Ulama Sunnah, Partai Asala, dan kelompok-kelompok Islam lainnya terkecuali partai Nur Salafi. (T/P03/R2).

 Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply