HACKER ‘ANONYMOUS’ SEMAKIN GENCAR LAWAN ISRAEL

Jakarta, 15 Jumadil Awal/27 Maret 2013 (MINA) – Kelompok hacker Anonymous mengklaim bahwa mereka telah berhasil menyusup ke situs Mossad (agen mata-mata Israel), bahkan mereka mengklaim memperoleh akses ke dokumen rahasia.

Kelompok hacker internet yang menamakan dirinya sebagai Anonymous mengatakan pada halaman twitter-nya bahwa ia memperoleh akses ke data pribadi lebih dari 30.000 pejabat Israel, termasuk pejabat militer, politisi dan agen Mossad, mereka akan memberikan informasi secara bertahap kepada publik.

Kelompok hacker Anonymous telah meluncurkan serangkaian serangan cyber terhadap situs-situs Israel sejak November 2012 sebagai pembalasan atas serangan Israel di Jalur Gaza.

Anonymous mengatakan telah meluncurkan kampanye #OpIsrael di twitter menyusul ancaman oleh Tel Aviv untuk memotong semua hubungan telekomunikasi di Gaza. Kampanye #OpIsrael di twitter dan jejaring sosial lainnya bertujuan untuk menghapus Israel dari dunia internet. Rencananya serangan secara massif akan dilaksanakan pada 7 April 2013.

“Kelompok hacker memutuskan untuk bersatu melawan Israel, dan Israel harus siap menjadi pihak yang terhapus di internet. Ini bukan hanya satu hacker, bukan pula satu tim hacker, tapi ini adalah kumpulan berbagai hacker,” tulis kelompok Anonymous.

Mereka mengklaim, dilihat dari daftar peretas yang bersedia bergabung, termasuk banyak dari kawasan Timur Tengah, serangan ini akan menjadi serangan cyber terbesar yang pernah ditujukan untuk suatu negara. 

Media massa Haaretz asal Israel melaporkan, pemerintah menanggapi serius ancaman ini dan menyiapkan pertahanan cyber negara. Direktur Kelompok Online Pemerintah Israel Ofir Ben Avi mengakui bahwa  #OpIsrael memang sedang diorganisasikan dalam beberapa hari terakhir. 

“Yang membedakan gerakan ini dengan serangan sebelumnya adalah ini benar-benar dilakukan oleh kelompok tanpa nama yang bergabung menjadi satu kekuatan,” kata Ben Avi.

Pada waktu Israel menyerang Jalur Gaza November 2012, para hacker berhasil menonaktifkan lebih dari 650 situs Israel, disertai ancaman agar Israel segera menghentikan aksinya terhadap warga Palestina di Jalur gaza.

Tak lama setelah kampanye pro-Palestina diluncurkan, puluhan website Israel dirusak atau diserang. Banyak situs di Israel diganti dengan pesan-pesan yang mendukung Hamas dan Palestina.

Tak kalah para hacker di Indonesia juga ikut bergabung dalam kampanye #OpIsrael, mereka bersatu dengan para hacker dari seluruh negara mendukung aksi hapus Israel dari dunia maya, ini adalah contoh website yang berhasil di hack maupun di deface mereka, silahkan lihat : www.qmi.co.il, www.ebest.co.il. (T/P05/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply