HEBAT, PASUKAN BELALANG SERANG ISRAEL

Oleh Bahron Ansori
(Redaktur Mi’raj News Agency)

Beberapa hari lalu, wartawan Mi’raj News Agency (MINA), nama kantor berita Islam di tempat saya kerja, bercerita bahwa dia baru saja kirim berita hasil pantauannya di situs-situs Timur Tengah (Palestina dan Israel salah satunya) tentang serangan segerombolan ‘pasukan’ belalang terhadap warga Israel.

Mendengar ceritanya, saya tersenyum sebab percaya tak percaya karena belum membaca berita kirimannya itu. Karena penasaran, saya pun segera mengecek berita tersebut, membaca lalu mengedit seperlunya. Setelah itu baru saya publis (terbitkan). Saya publis sebab berita tentang belalang itu penting agar umat Islam di Indonesia khususnya tahu kabar tersebut.

Selesai membaca dan mengedit berita tersebut, saya berpekik takbir… “Allahuakbar…”. Sebagai Muslim, tentu saya meyakini bahwa fenomena itu adalah salah satu tanda di antara ribuan bahkan jutaan tanda kemahabesaranNya. Ada rasa kagum atas kemahabesaran Allah Swt. Siapa lagi yang menghendaki sekawanan hewan tersebut jika bukan sang Maha Pencipta.

Tak tanggung-tanggung, kawanan belalang itu jumlahnya bukan puluhan atau ratusan tapi ribuan. ‘Mereka’ menyerang bukan hanya tumbuhan yang ditanam warga, tapi juga menyerang warga Israel dari berbagai penjuru. Tak ayal lagi, para warga pun panik. Bahkan tak mau ketinggalan, para petugas keamanan Israel pun turut ambil bagian untuk ‘menyerang’ gerombolan belalang itu dengan helikopter.

Serangga itu menyerang hampir 2.000 hektar wilayah padang pasir hanya dalam waktu semalam. Israel menyemprotkan pestisida dari udara untuk untuk membasmi serangga tersebut pada pagi hari sebelum matahari terbit. Dengan demikian, belalang tersebut akan mati. Pavel Rosenfeld, seorang petani yang tinggal sekitar 3 km dari perbatasan Mesir, mengatakan 30 sampai 40 persen tanaman kentang dari pertaniannya sudah rusak oleh serangan belalang.

Menurut kantor berita Israel, belalang yang saat itu menyerang Israel berjumlah sekitar 30 juta serangga. Perhitungan ini berdasarkan jumlah kerusakan tanaman yang diderita Israel saat ini. Juru bicara Kementerian Pertanian Israel menyatakan bahwa belalang-belalang itu akan mencapai puncaknya pada perayaan Paskah Yahudi yang berlangsung setiap 25 Maret-1 April.

“Dalam kitab yang dipelajari Yahudi, belalang adalah salah satu dari 10 binatang yang keluar dari Mesir setelah Firaun menolak untuk membebaskan bangsa Israel yang diperbudak,” tulis majalah Time. Warga Israel saat ini sedang mempersiapkan acara Passover, suatu perayaan yang akan dihadiri oleh banyak turis dari mancanegara. Peringatan ini akan berlangsung dari tanggal 25 Maret hingga 2 April 2013 mendatang.

Namun, Festival Passover kali ini tidak hanya akan didatangi oleh turis namun juga oleh kawanan belalang. Untuk itu, Kementerian Pertanian Israel sudah membuat peringatan kepada warga untuk waspada terhadap serangan binatang tersebut. Rupanya, serangan belalang serupa juga pernah terjadi pada 2004 lalu yang menimbulkan bencana cukup serius di Israel. Israel juga mengkhawatirkan jika belalang itu membawa wabah penyakit bagi warganya dan turis yang akan berkunjung ke Israel.

Sebelum liburan Paskah Yahudi, para Rabbi mengingatkan 10 malapetaka yang terdapat dalam kitab mereka, salah satunya adalah belalang, yang melanda Mesir ketika warga Yahudi melakukan eksodus ke Israel. Sementara itu, para pejabat Israel mengatakan bahwa serangan belalang itu tidak ada hubungannya dengan kitab Yahudi. Itu adalah wabah musiman yang biasa terjadi di negara-negara lainnya.

Tentara Allah Swt

Allah Swt berfirman yang artinya, “Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.” (QS: Al-A’raf Ayat: 133). Ayat ini menjadi penegas bahwa belalang yang menyerang Israel secara besar-besaran terjadi atas kehendak Allah Swt.

Belalang juga tentara Allah Swt. Bahkan, bukan hanya belalang tapi juga seluruh alam ini bisa menjadi tentara Allah Swt jika Dia menghendaki. Banyak contoh sudah terjadi akibat gempuran tentara-tentara Allah berupa makhluk lain. Baru-baru ini di Jakarta misalnya terjadi banjir besar yang menelan bukan hanya korban jiwa tapi juga harta benda. Banjir adalah bagian dari tentara Allah Swt dimana sebagian kita mungkin tak memungkirinya.

Allah Swt mengirimkan ‘bala tentara’Nya kepada Israel berupa belalang tak lain karena ulah prilaku mereka sendiri yang tak bertauhid. Kesombongan dan keangkuhannya sudah kelewat batas. Anda bisa bayangkan, betapa banyak warga Muslim Palestina yang kini menjadi korban kebiadaban penjajah Israel. Betapa banyak nyawa-nyawa tak berdosa hilang ulah sifat rasis dan fasis penjajah Israel.

Karena itu, kita sebagai Muslim dimana pun berada mesti bersyukur atas serangan ‘tentara’ Allah itu; belalang. Belalang, hanya hewan kecil yang mungkin tak punya kekuatan apa pun. Tapi, kelemahan belalang akan menjadi kekuatan yang maha dahsyat bila Allah Swt telah memilihnya menjadi tentara.

Jadi, Muslim Palestina dan umat Islam tak perlu khawatir tentang agresi penjajah Israel, mengapa? Karena sekali lagi betapa banyak tentara-tentara Allah Swt yang lebih kuat dari manusia. Bukan berarti kita umat Islam diam dan pasrah begitu saja. Tapi paling tidak, setelah dirasa apa yang kita lakukan sudah maksimal, kita pasrah padaNya. Biarkan Dia dengan caraNya menghancurkan penjajah Israel dan musuh-musuh kaum Muslimin di mana dan kapan pun mereka berada.

Kesimpulan dari tulisan singkat ini adalah, pertama, sebagai Muslim hendaknya kita senantiasa belajar dari ayat-ayat kauniyahNya. Denga mentadabburi ayat-ayat kauniyahNya, kita menjadi pandai dan bijak melihat dan membedakan mana yang salah dan mana yang benar.

Kedua, Israel mestinya ‘nyadar’ dan bertaubat kembali kepada fitrah aslinya sebagai manusia. Namun sayang, karena kesombongan dan durjana, mereka tak pernah bisa melihat kebodohannya. Yang ada di hati mereka adalah permusuhan dan menebar dendam.

Ketiga, Israel adalah kaum rasis, fasis dan kapitalis. Kepongahannya mungkin tak bisa ditumbangkan oleh kaum Muslimin. Tapi, Allah Swt punya beribu cara sendiri untuk menghancurkan Israel, salah satunya adalah dengan mengirim jutaan belalang. Tujuannya, agar Israel sadar, taubat, dan dengan tulus kembali bertauhid kepada Allah Swt.(R2/R1).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

 

 

 

 

Rate this article!

Leave a Reply