PAKAR EKONOMI : INDONESIA AKAN JADI RUJUKAN PEREKONOMIAN SYARIAH DUNIA

Jakarta, 18 Jumadil Awwal 1434/29 Maret 2013 (MINA) – Seorang pakar dan pengamat ekonomi, Iman Sugema  mengatakan, Indonesia akan menjadi rujukan sentral ekonomi  dan pusat industri keuangan syariah.

Menurut Iman Sugema, Hal itu disebabkan Indonesia sudah masuk ranking besar perekonomian dunia.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat paling stabil dalam 10 tahun terakhir dan merupakan yang tertinggi ketiga setelah negara Cina dan India. Saat ini, Indonesia pun masih mencapai  urutan 16 pada kekuatan ekonomi di dunia.

“Jika pertumbuhan perekonomian syariah di Indonesia semakin berkembang maka saya yakin lima atau sepuluh tahun mendatang Indonesia menjadi kiblat  ekonomi  syariah” kata Iman Sugema saat ditemui wartawan MINA di Jakarta, Kamis (28/3).

Pakar ekonomi makro itu menegaskan, Indonesia sebagai mayoritas negara Muslim secara otomatis harus menjadi sumber rujukan negara Muslim lainnya. Untuk mencapai hal itu,  Indonesia harus mempersiapkan mental, upaya kerja keras serta komunikasi dengan bahasa Arab dan Inggris  juga diperlukan.

“Sudah menjadi hukum alam jika sebuah negara besar dengan tingkat perekonomiannya maka akan menjadi kiblat aktifitas bisnis dan harus membangun sumber daya manusia serta dituntut dapat komunikasi dengan bahasa dunia, seperti bahasa Arab dan Inggris,” ujar Direktur Eksekutif EC-Think Indonesia itu.

Iman sugema mengharapkan Indonesia  lebih berperan penting dan dapat bersaing dengan negara-negara berkembang dalam sektor perbankan syariah. “Diharapkan, kedepannya Indonesia yang merupakan mayoritas  masyarakat Muslim sebagai penggerak utama perbankan syariah,” tambah Iman Sugema. (L/P010/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

 

Leave a Reply