ISLAM BERKEMBANG DI MEKSIKO

Tijuana, 19 Jumadil Awal 1434/30 Maret 2013 (MINA) – Semakin banyak penduduk kota di negara-negara barat menemukan nilai-nilai Islam, salah satunya di negara Meksiko, meskipun negara tersebut merupakan mayoritas Katolik.

“Dalam ajaran Katolik pada nilai-nilai keluarga mirip dengan nilai-nilai keluarga yang ditekankan oleh Islam,” kata Dr. Khaleel Mohammed, Profesor Studi Islam dan Agama di San Diego State University.

“Melihat Islam, para pemeluk Katolik merasa tradisinya yang berdasar pada Katolik Roma telah terkikis oleh budaya Amerika Serikat, tapi bagaimanapun Islam berbeda, banyak Muslim yang berusaha untuk tetap berpegang pada nilai-nilai Islam tradisional daripada mengesampingkannya”  tambahnya.

Penerimaan Islam di Tijuana, Meksiko Utara, membuat populasi Muslim berkembang di kota kecil dengan warga pendatang dari India, Kosta Rika, Timur Tengah, Meksiko dan Amerika Serikat.

Di kota tersebut telah dibangun masjid baru dengan nama Masjid al-Islam untuk mengakomodasi  Muslim yang diperkirakan telah mencapai 200 orang untuk melakukan ibadah.

Masjid itu merupakan salah satu dari dua pusat Islam baru yang terpisah dengan jarak yang jauh satu sama lainnya, keduanya telah dibuka sejak tiga tahun terakhir.

Menurut laporan Why Islam, 19 persen dari 3000 mualaf berasal dari latin, dan lebih dari setengahnya yaitu 55 persen adalah perempuan. (T/P013/P02)

Mi’raj News Agency (MINA) 

 

 

 

 

 

Rate this article!

Leave a Reply