ERDOGAN: ZIONISME ITU ANTI SEMIT DAN FASIS

Wina, 22 Rabiul Akhir 1434/3 Maret 2013 (MINA)- Para pemimpin Israel  merasa berang dengan pernyataan yang dibuat oleh Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan pada pembukaan sidang PBB kelima yang diadakan di Wina, Austria pekan lalu.

“Zionisme itu seperti anti-semitisme dan fasisme yang menyebabkan masyarakat menjadi  takut dengan Islam. Hal itu merupakan sebuah kejahatan terhadap kemanusiaan,” kata Erdogan.

Zionis telah melakukan perampasan terhadap tanah Palestina dengan mengusir orang-orang pribuminya. Ini adalah tindakan kriminal terbesar dalam sejarah sejak jaman Adam dan Hawa. Mereka akan terus melakukan kejahatan kemanusiaan selama mereka berada di bumi ini” tambah perdana menteri Turki itu.

Dari semua pernyataan dan perjanjian yang dibuat Zionis  Israel, saya tidak bisa menemukan sedikitpun kebenaran didalamnya,“ tambahnya lagi.

Sejak Zionis Israel memproklamasikan keberadaannya pada 14 Mei 1948 di tanah Palestina, mereka selalu melakukan pengusiran terhadap warga pribumi Palestina.  Baik Kristen dan Muslim, mereka di mengusir dari rumah dan tanah mereka untuk didirikan pemukiman bagi warga Yahudi.

Sampai saat ini, Zionis Israel masih melakukan pengusiran dan penindasan rakyat Palestina dengan dalih bahwa tanah itu adalah yang dijanjikan tuhan kepada mereka. Dengan meminta bantuan dan dukungan dari  Amerika , Australia dan beberapa negara-negara Eropa, mereka membunuh dan membantai penduduk desa-desa sampai tak terhitung lagi jumlahnya.

Zionis menyebut tindakan kriminalnya itu dengan istilah perang kemerdekaan dengan menyebut para korban-korbannya dengan sebutan “teroris”.

Bahkan saat ini, sudah 65 tahun Israel merampas tanah Palestina, para pemimpinnya yang tanpa malu-malu menuntut untuk diakui sebagai negara Yahudi merdeka,  sementara rakyat Palestina yang tersisa, mereka jadikan sebagai pembawa kayu dan pembawa air saja.

Sebenarnya, ada banyak negara yang membenarkan pernyataan Erdogan. Dalam analisis akhirnya, mereka berkesimpulan  bahwa Zionisme itu masih terlalu jahat dan terlalu jelek dari apa yang sudah dijelaskan dengan kata-kata. Mereka adalah gerakan yang menggabungkan pembersihan etnis, genosida, rasisme, kebohongan, kebiadaban dan fanatisme.

Ini bukan semata-mata merupakan pernyataan anekdot. Ada jutaan orang Yahudi di seluruh dunia yang sepenuhnya yakin dengan hal  ini. Dua tahun lalu, Ovadia Yosef, salah satu rabi yang paling dihormati di Israel mengatakan dalam khutbahnya di Yerusalem Barat. Ia mengatakan bahwa orang-orang non-Yahudi sangat mirip dengan keledai yang diciptakan untuk melayani orang-orang Yahudi.(T/P04/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply