ISRAEL MULAI IZINKAN MASUKNYA LOGISTIK KE GAZA

Kairo, 15 Jumadil Awal 1434/26 Maret 2013 (MINA) – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Emira Oron, mengatakan bahwa mereka mulai mengizinkan masuknya bahan yang dibutuhkan ke Gaza setelah perminta maafan Israel kepada Turki atas serangan Mavi Marmara Mei 2010 yang telah menyebabkan sembilan orang Turki tewas, pada senin (24/3) demikian dilansir Anatolia Agency seperti dikutip MINA.

Berbicara kepada Anatolia Agency (AA), Oron berpendapat bahwa embargo terhadap Gaza adalah “sederhana” dan bahwa Israel mengubah kebijakan embargo terhadap Gaza dan mengizinkan masuknya bahan yang dibutuhkan. 

“Saya tidak memiliki rincian tentang percakapan telepon antara Perdana Menteri  Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, keputusan ini dibuat dalam percakapan telepon mereka, untuk mengakhiri embargo terhadap Gaza,” kata Oron. 

“Permintaan maaf Israel ke Turki adalah sebuah langkah penting dan positif, itu tidak cukup untuk menormalkan hubungan kedua negara. Kedua belah pihak harus membuat konsesi tertentu untuk meningkatkan hubungan diplomatic setelah kejadian ‘Mavi Marmara’, dan untuk memfasilitasi konsensus mengenai isu-isu lain. Selanjutnya, kedua belah pihak perlu mengambil langkah-langkah dalam memecahkan masalah-masalah regional, termasuk krisis Suriah, ” tegas Oron. 

Perdana Menteri Israel Netanyahu telah meminta maaf kepada orang-orang Turki dalam percakapan telepon yang dipegangnya dengan Erdogan pada hari Jumat dan diterima untuk membayar ganti rugi kepada keluarga para korban serangan ‘Mavi Marmara’ dan membuka embargo masuknya bahan yang dibutuhkan untuk wilayah Palestina, termasuk Gaza. (T/P015/R2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply