JELANG DIALOG NASIONAL, KEAMANAN DI ADEN YAMAN DIPERKETAT

presiden YamanAden, Yaman, 4 Jumadil Awal 1434/16 Maret 2013 (MINA) – Agen Keamanan di pelabuhan kota Aden Yaman Selatan berada pada siaga tinggi dan sekitar 100 petugas telah dikirim ke  pemerintah untuk menjaga ketertiban menjelang dialog nasional Senin (18/3).

Langkah-langkah keamanan ini dikarenakan kekhawatiran serangan terhadap basis pemerintah oleh separatis yang menolak untuk mengambil bagian dalam dialog dan telah menyerukan pembangkangan sipil serta bersikeras pada pemisahan diri dari daerah selatan.

“Kami telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan adanya hukum dan ketertiban selama dialog nasional dan petugas akan siap untuk menangani setiap tindakan pelanggaran hukum atau serangan memisahkan diri,” kata seorang pejabat keamanan provinsi.

Pasukan keamanan telah dikerahkan di sekitar gedung-gedung pemerintah di Aden dan sekitar 100 perwira tinggi dari unit pasukan elit di kota bertugas melawan setiap tindakan kekacauan oleh aktivis pro-separatis.

Gerakan pro-separatis Selatan telah mendesak orang-orang selatan untuk mogok dan turun ke jalan dan berbaris ke lokasi markas pemerintah Aden.

Penduduk setempat mengatakan kepada Xinhua, toko-toko, sekolah-sekolah dan kantor-kantor publik tetap tutup di Aden pada Sabtu (16/3) menjelang pemogokan umum.

Otoritas pemerintah mengatakan aksi unjuk rasa dan pemogokan umum yang direncanakan oleh aktivis pro-separatis bertujuan menekan dialog yang diprakarsai pemerintah nasional.

Untuk mengatasi kebuntuan politik di negara itu, Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi mencoba membujuk semua fraksi untuk berpartisipasi dalam dialog nasional yang dijadwalkan 18 Maret untuk membuat konstitusi baru dan membuka jalan untuk menyelenggarakan pemilihan parlemen dan presiden pada Februari 2014.

Dialog yang diatur untuk berlangsung selama enam bulan, juga bertujuan untuk mengakhiri gerakan separatis di selatan dan untuk menjaga persatuan.

Sentimen separatis di selatan telah meningkat setelah pasukan utara memenangkan perang empat bulan sipil pada tahun 1994. Beberapa penduduk selatan mengeluh karena ekonomi dan politik terpinggirkan dan didiskriminasi.

Hadi menyerukan kelompok-kelompok separatis di Aden dan kota-kota besar selatan untuk mengambil bagian dalam dialog rekonsiliasi nasional yang direncanakan, dan berjanji akan kompensasi dan pemukiman kepada orang selatan.

Namun beberapa pemimpin dari faksi separatis tetap bersikeras akan kemerdekaan penuh.(T/P011/R2).

Mi’raj News Agency

 

Leave a Reply