KARZAI: ANGGOTA TALIBAN SIAP PEMBICARAAN PERDAMAIAN

Kabul, 14 Jumadil Awal 1434/26 Maret 2013 (MINA) – Presiden Afghanistan Hamid Karzai hari Senin mengatakan beberapa anggota Taliban siap untuk mengadakan pembicaraan perdamaian dengan pemerintah dan Dewan Perdamaian.

“Kami tahu Taliban ingin berbicara dengan pemerintah Afghanistan dan Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan,” kata Karzai kepada wartawan pada konferensi pers bersama dengan mengunjungi Menteri Luar Negeri AS John Kerry.

Pemimpin Afghanistan mengatakan ia akan meninggalkan perjalanan resminya ke negara Teluk Qatar dalam beberapa hari, untuk mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin Qatar atas pembukaan kantor penghubung Taliban di sana.

Kerry yang datang secara dadakan pada hari sebelumnya  untuk kunjungan ke negara perang, mengatakan bahwa ia dan Karzai memiliki pandangan yang sama atas pembicaraan damai dengan Taliban dan tidak ada perselisihan antara kedua negara atas masalah ini.

Karzai dan para pemimpin Afghanistan lainnya berulang kali menawarkan perundingan damai dengan Taliban. Namun, kelompok oposisi telah tegas menolak tawaran itu dan mengatakan tidak akan ada perundingan sampai pasukan asing meninggalkan negara itu.

Pemimpin Afghanistan mengatakan peran Pakistan sangat penting dalam pembicaraan damai dan mengatakan tanpa partisipasi Pakistan kita tidak akan melihat hasil dari proses perdamaian, lapor Xinhua yang di pantau oleh MINA.

Memuji upaya Afghanistan untuk mengadakan pemilihan bebas presiden yang adil dan inklusif yang akan diadakan tahun depan, diplomat tertinggi AS mengatakan AS akan terus mendukung Afghanistan bahkan setelah sebagian besar pasukan tempur asing meninggalkan negara itu pada akhir 2014.

Sebelumnya Senin, Kerry dan Karzai membahas sejumlah masalah termasuk perang melawan teror dan transisi keamanan dari pasukan AS dan NATO kepada pasukan Afghanistan serta Perjanjian Keamanan diusulkan Bilateral (BSA) antara Kabul dan Washington.

Juga pada Senin pagi, militer AS menyerahkan sebuah pusat yang dikelola AS penahanan kunci untuk tentara Afghanistan, mengakhiri ketegangan antara Kabul dan Washington sekutu utamanya.

Karzai diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Qatar dalam waktu seminggu, seorang pejabat senior Afghanistan berbicara dengan syarat anonim mengatakan kepada kantor berita Reuters.(T/P08/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply