KEMENAG: BIAYA HAJI TIDAK NAIK SIGNIFIKAN

Jakarta, 24 Rabiul Akhir 1434/6 Maret 2013 (MINA) – Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh mengupayakan biaya perjalanan 2013 ini tidak mengalami kenaikan signifikan, kata Anggito Abimanyu pada rapat Panja BPIH DPR Jakarta, Selasa (5/3).

“Kita upayakan tidak ada kenaikan, tapi tidak mengurangi kualitas layanan untuk jamah haji,”  kata Anggito Abimanyu dalam laman Kemenag yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA) Rabu (6/3).

Anggito menambahkan, perluasan Masjidil Haram menyebabkan sejumlah pemondokan di seputarnya semakin jauh. Hal tersebut akhirnya juga berdampak pada biaya sewa pemondokan.

“Pemugaran besar-besaran itu pasti akan berpengaruh terhadap kenaikan biaya pemondokan, namun kami berharap kenaikan tersebut tidak terlalu jauh dari biaya haji tahun lalu, sekitar 5600 real,” ujar Anggota Komisi VIII dari Fraksi Golkar.

Dirjen PHU Kemenag Anggito Abimanyu juga akan mengupayakan agar biaya perjalanan haji tidak naik. Meski demikian menurutnya hal tersebut masih harus didiskusikan lebih lanjut.

Sementara anggota Komisi VIII Sayed mengungkapkan jika memang terjadi kenaikan biaya pemondokan, hal tersebut bisa diatasi dengan subsidi atau bantuan dana optimalisasi jamaah. Dana optimalisasi jamaah merupakan setoran awal jamaah saat pertama kali mendaftarkan haji.

Subsidi dana optimalisasi tersebut menurut Sayed bisa dinaikkan dari 10 juta rupiah per Jamaah menjadi 12 juta rupiah per Jamaah. Dengan demikian calon jamaah haji tidak akan dibebankan atas kenaikan biaya pemondokan haji.

“Akhir maret, masyarakat akan tahu berapa besaran biaya haji tersebut,” kata Anggito.(T/P03/R2).

Mi’raj News Agency (MINA) 

 

Leave a Reply