KEPRESIDENAN PALESTINA KUTUK PENYUSUP KE AL AQSA

Al-Quds (Yerusalem), 20 Jumadil Awal 1434/31 Maret 2013 (MINA) – Kepresidenan Palestina dalam sebuah pernyataannya pada Ahad (31/3), mengeluarkan pernyataannya mengutuk keras para penyusup dari Zionis Yahudi yang berusaha masuk ke dalam Masjid Al Aqsa. Tidak hanya itu, tentara penjajah Israel juga menangkap para jamaah masjid yang melakukan pengusiran terhadap para penyusup Yahudi tersebut.

Juru Bicara Kepresidenan Palestina, Nabil Abu Rudineh mengatakan, efek dari tindakan-tindakan provokasi para ekstrimis Zoinis yang menodai kesucian tempat ibadah umat Islam tersebut hanya akan menimbulkan ketegangan di wilayah tersebut dan semakin menimbulkan kebencian yang mendalam terhadap pemerintahan Israel dan para pemukim ilegal Yahudi.

Menurut para saksi mata dari jamaah Masjid Al Aqsa, tentara Zionis Israel telah membantu para pemukim ekstrimis Zionis untuk menyusup masuk ke dalam area Masjid Al Aqsa dan melakukan provokasi peribadatan di dalam masjid. Sebanyak 280 ekstrimis berhasil masuk ke dalam masjid dibantu oleh enam tentara Israel yang menyamar menjadi penjaga masjid.

Diantara bentuk provokasi mereka adalah dengan melakukan aksi kencing di dalam masjid. Peristiwa tersebut memicu kemarahan para jamaah masjid. Bentrokan antara para ekstrimis dan jamaah masjid pun tak dapat dihindari.

Selang beberapa saat setelah terjadinya bentrokan itu, tentara Israel datang dan masuk ke dalam Masjid Al Aqsa. Mereka menembakkan peluru, menyemprotkan gas air mata, dan menangkap para jamaah yang terlibat bentrok dengan para penyusup tersebut.

Akibatnya puluhan jamaah mengalami luka-luka akibat bentrokan dan penyerangan oleh tentara Israel tersebut. Beberapa diantara mereka harus dilarikan ke rumah sakit untuk segera mendapatkan perawatan medis. Pada umumnya para korban mengalami sesak nafas dan luka tembak akibat insiden tersebut.

Masjid Al-Aqsa adalah masjid suci ketiga dalam Islam dan kiblat pertama umat Islam yang berada di jantung kota Al-Quds, Palestina.

Saat ini, masjid tersebut berada dalam cengkeraman penjajah Israel sejak tahun1948.

Hentikan Penyerangan Tempat Peribadatan

Sementara itu, pada saat yang sama para penyusup ekstrimis itu juga berhasil masuk ke dalam situs sejarah dan budaya Islam Taman Sulaiman (Pools Salomon) yang terletak antara kota al-Khader dan desa Irtasdi, Bethlehem selatan.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, yang memegang penuh otoritas wilayah Al Quds dan sekitarnya akan segera mengambil sikap tegas dalam menyikapi para penyusup tersebut. Pemerintah Israel adalah paling  bertanggung jawab atas eskalasi serius yang mengancam perdamaian di wilayah tersebut. Mahmoud Abbas menyerukan kepada masyarakat internasional, khususnya dunia Islam untuk ikut serta dalam menghentikan serangan-serangan yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina dan tempat-tempat suci peribadatan mereka.

Dalam beberapa pekan terakhir ini, para ekstrimis Zionis kerap melakukan penyusupan ke area Masjid Al Aqsa dan melakukan provokasi kepada para jamaah masjid. Beberapa insiden berdarah antara para jamaah dengan tentara Israel kerap terjadi dan dengan ratusan korban dari jamaah masjid. (T/P04/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

 

 

Leave a Reply