KORUT TUDUH AS DAN KORSEL LANCARKAN SERANGAN CYBER

        Pyongyang, 6 Jumadil Awal 1434/17 Maret 2013 (MINA) – Korea Utara menuduh Amerika melancarkan serangan cyber terhadap pemerintahannya setelah beberapa situs internet Pemerintah Korut mengalami kegagalan beroperasi, kemarin (16/3).

      “Bukan rahasia lagi bahwa Amerika Serikat dan rezim boneka Korea Selatan secara besar-besaran memperkuat pasukan Cyber mereka dalam upaya mengitensifkan kegiatan subversif dan sabotese terhadap republik rakyat  demokratik Korea (DPRK)”, kata kantor berita KCNA dalam laporan resmi pada jumat (15/3) dengan menambahkan bahwa tentara Amerika bertanggung jawab untuk tindakan tersebut.

        Menurut KCNA, situs milik surat kabar Rondong Sinmun, maskapai Koryo Air, dan juga situs KCNA sendiri tak bisa diakses sejak Rabu 13 Februari pagi.

        Para pengguna Internet mengatakan beberapa situs-internet pemerintah Korea Utara, termasuk Kantor Berita Resmi Negara itu KCNA, tidak dapat diakses dalam  waktu yang sangat lama kemarin, tambahnya. “Amerika Serikat belum menanggapi tuduhan tersebut”.

         Pyongyang melakukan uji coba menembakkan rudal jarak pendek di tengah ketegangan antara Korea Utara dan Amerika Serikat meningkat karena Korea Utara melakukan uji coba nuklir yang ketiga pada awal tahun ini jumat (15/3), demikian menurut laporan Press TV yang diterima Miraj News Agency (MINA).

         Korut menuduh AS dan Korsel, yang disebut Korut sebagai boneka AS, telah membangun kemampuan untuk melakukan perang cyber guna menyerang Korut. KCNA mengatakan, serangan itu merupakan “tindakan pengecut dan hina” yang termotivasi oleh rasa takut.

         Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara, mengatakan bahwa perang Korea yang kedua tidak dapat dihindari.

         Pada tanggal 11 Maret, Seoul dan Washington meluncurkan latihan militer gabungan tahunan selama seminggu dekat Semenanjung Korea meskipun ada peringatan dari Pyongyang, yang mengutuk manuver tersebut sebagai landasan peluncuran untuk perang nuklir.

    Pada 13 Maret Korea Utara mengumumkan bahwa mereka telah membatalkan gencatan senjata pada tahun 1953 dan perdamaian ditandatangani di Seoul. (T/P012/E1).

MI’RAJ NEWS AGENCY (MINA).

Leave a Reply