LIMA TENTARA NATO MATI AKIBAT KECELAKAAN HELIKOPTER DI AFGHANISTAN

       Kabul, 1 Jumadil Awwal 1434/12 Maret 2013 (MINA) – Sedikitnya lima tentara NATO tewas, Senin (11/3), setelah kecelakaan helikopter di wilayah bergolak Afghanistan selatan, demikian menurut laporan  Xinhua yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA).

      “Lima anggota Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter di Afghanistan selatan kemarin,” demikian isi pernyataan ISAF, pimpinan NATO, Selasa (12/3).

       Pernyataan itu mengesampingkan keterlibatan Taliban dan kelompok prlawanan lainnya dalam peristiwa itu, “penyebab kecelakaan itu sedang diselidiki, namun laporan awal menunjukkan tidak ada aktivitas musuh di daerah tersebut pada saat kejadian.” katanya.

       Pihak NATO tidak memberikan rincian mengenai kebangsaan tentara yang tewas, tapi diketahui pasukan Amerika dan Inggris bertugas di selatan Afghanistan. ISAF juga menyebutkan bahwa kewarganegaraan prajurit yang tewas maupun perincian mengenai kecelakaan tersebut sejalan dengan kebijakannya.
       Saat ini, terdapat sebanyak 100 ribu pasukan pimpinan NATO, dan hampir 66 ribu diantaranya adalah tentara Amerika, yang ditempatkan di negeri tersebut.

       Tentara terutama dari Amerika Serikat (AS), Inggris dan Australia, telah ditempatkan di wilayah Afghanistan selatan dalam kerangka kerja ISAF untuk mengatasi aksi perlawanan yang berkaitan dengan Taliban di sana.

       Pada hari Senin, dua tentara AS dan dua polisi Afghanistan ditembak mati dalam serangan orang dalam di Provinsi Wardak, Afghanistan timur. Korban terakhir itu menjadikan jumlah tentara asing yang mati di Afghanistan menjadi 18 tahun ini.

       Sedikitnya 10 helikopter koalisi telah jatuh tahun lalu, dan menewaskan sebanyak 41 prajurit koalisi serta delapan Afghanistan.(T/P014/E1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply