MAHALLA MESIR TENANG SETELAH BENTROKAN SENGIT SEMALAM

foto: Mohamed OmarMahalla, 29 Rabiul Akhir 1434/10 Maret 2013 (MINA) – Tak lama setelah vonis sidang Port Said dikeluarkan di Kairo, bentrokan sengit pecah di alun-alun Mahalla, El-Shoan, setelah pengunjuk rasa mencoba melemparkan bom molotov ke kantor Polisi Kedua Mahalla yang mendorong polisi menembakkan gas air mata dalam upaya membubarkan mereka.

Sejauh ini pada Ahad pagi (10/3) media Al Ahram yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA) melaporkan kota tersebut kembali tenang.

Menurut media lokal tersebut bentrokan antara demonstran dan polisi di kota industri Mahalla di wilayah Delta Nil Gharbiya mereda pada  9:30  Ahad pagi, setelah bentrokan semalam penuh di pusat kotanya.

Jalan utama Al-Bahr di kota ini juga diblokir pengunjuk rasa yang menyerukan pemecatan menteri dalam negeri Muhamad Ibrahim  serta mereformasi kementeriannya.

Setidaknya 33 orang, termasuk 10 polisi dilaporkan terluka pada bentrokan Sabtu malam (9/3).

Saad Mekki, kepala Rumah Sakit Umum Mahalla, mengatakan kepada Ahram delapan  orang terluka semalam termasuk empat perwira.

Pengunjuk rasa polisi dan anti-Presiden Mursi melakukan konfrontasi berdarah selama beberapa hari di kota itu, mereka menuduh pemerintah terlalu dikuasai Ikhwanul Muslimin.

Aktivis di kota tersebut menyerukan kampanye pembangkangan sipil sejak awal Maret, sebagaimana terjadi di kota Tanta, Mansoura, Ismailia, dan Suez.

Sementara itu, bentrokan anarkis yang terjadi di Kairo pada Sabtu (9/3) mengakibatkan kematian tiga pengunjuk rasa, di samping itu, mereka membakar  klub polisi dan Asosiasi Sepakbola Mesir di pusat kota Kairo.(T/P03/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply