MAHATHIR : PALESTINA HARUS BERSATU UNTUK RAIH KEMERDEKAAN

Kuala Lumpur, 22 Rabiul Akhir 1434/4 Maret 2013 – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengatakan perjuangan rakyat Palestina harus disertai dengan peningkatan keahlian, ilmu dan persatuan dalam negeri Palestina, lapor Koresponden Mi’raj News Agency (MINA) di Kuala Lumpur, Ahad (3/3).

Para pemimpin Palestina perlu menyusun kembali strategi negara itu tanpa menggunakan senjata sebagai jalan terbaik untuk bisa bebas dari penindasan Israel sejak lebih dari 60 tahun lalu.

“Apa yang kita lihat sekarang, Palestina hanya melakukan perlawanan dengan serangan balik. Itu tidak akan berhasil, malah dunia juga tidak akan mendukung hal itu karena tidak akan membawa kepada penyelesaian,” ungkap Mahathir dalam sambutannya pada acara Evolusi Palestina yang diadakan oleh Pergerakan Belia Malaysia-Palestina (MYPM) kemarin.

Mahathir menjelaskan bahwa perjuangan semacam itu tidak akan bisa merebut kembali tanah mereka yang dijajah Israel. Selain itu, Mahathir juga menyebutkan hal ini bukan perkara mudah sehingga akan perlu waktu yang panjang untuk mewujudkannya.

“Untuk merancang kembali strategi itu bukan perkara mudah dan sebentar. Perlu waktu yang panjang dan penduduk Palestina harus bersabar untuk mewujudkannya,” tegas Mahathir.

Mahathir meyakini Palestina akan mendapat dukungan penuh masyarakat internasional terutama negara-negara Islam jika mereka lebih bijak lagi dengan menguatkan persatuan dalam negeri mereka.

“Jika Palestina terus memperlihatkan kelemahan mereka dan mengharapkan simpati dari masyarakat dunia, sampai kapanpun mereka tidak akan berhasil meraih kembali kemerdekaan mereka,” jelas Mahathir.

Sampai saat ini masyarakat internasional mengharapkan rekonsiliasi Palestina antara Hamas dan Fatah bisa berhasil. Dengan begitu, kesatuan Palestina akan membawa negeri para nabi tersebut segera merdeka.

Hal ini sudah terbukti ketika perang delapan hari pertengahan November tahun lalu, semua faksi di Palestina bersatu melawan agresi Israel terhadap Gaza dan mampu memaksa Israel memohon gencatan senjata.(T/P01/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply