MALAYSIA SELAMATKAN 136 PENGUNGSI MYANMAR

      Kuala Lumpur, 1 Jumadil Awal 1434/12 Maret 2013 (MINA) –  Pemerintah Malaysia menyelamatkan setidaknya 136  etnis Muslim Rohingya yang melarikan diri dari Perselisihan di Miyanmar naik perahu bocor tanpa makanan dan minum di perairan Malaysia.

       Kepala Badan Penegak Maritim Malaysia, Tan Kok Kwe mengatakan bahwa  ada setidaknya 96 orang dewasa dan 40 anak-anak yang tidak punya makanan dan air di atas kapal yang penuh sesak dan bocor. Di antara mereka ada 10 anak di bawah usia satu tahun, termasuk bayi berusia dua bulan. Mereka akan dikirim ke pusat penahanan imigrasi.

      Para penumpang mengatakan  seperti dikutip dari Channelnewsasia.com yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA) bahwa mereka berada di laut selama 25 hari di kapal kayu reyot dan penuh sesak dan telah kehabisan makanan dan air, kata Tan Kok Kwe.

      Gelombang kekerasan yang terjadi di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, tahun lalu membuat gelombang manusia perahu meningkat. Malaysia yang mayoritas penduduknya beragama Islam memang menjadi salah satu tujuan pengungsi Rohingya.

      Telah dijelaskan oleh PBB bahwa Muslim Rohingya sebagai salah satu minoritas dunia yang paling teraniaya. Sekitar 800.000 diperkirakan hidup di Myanmar, yang menyangkal kewarganegaraan mereka, membuat mereka tanpa kewarganegaraan.

       PBB mengatakan pada Januari bahwa jumlah manusia perahu sekitar 13.000, termasuk Muslim Rohingya yang banyak melarikan diri dari Myanmar ke negra tetangga  Bangladesh tahun lalu dengan ratusan diantara mereka meninggal dunia di laut.

       Malaysia tidak memberikan status pengungsi bagi Muslim Rohingya namun telah menutup mata terhadap kedatangan mereka dalam beberapa tahun terakhir ini, yang memungkinkan mereka untuk tinggal. (T/P010/E1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply