MELBOURNE TUAN RUMAH KONFERENSI ISLAM AUSTRALIA

Melbourne, 5 Jumadil Awal 1434/16 Maret 2013 (MINA) – Komunitas Muslim Australia menyelenggarakan konferensi muslim terbesar di Melbourne, acara tersebut dibuka pada Jumat (15/3) konferensi bertujuan untuk memperbaiki kesalahpahaman antara muslim dan Barat.

“Ada banyak media setelah kejadian 11 September memusuhi Muslim, mereka mengatakan bahwa mereka (muslim) ingin menyakiti orang, tapi itu tidak benar,” kata Houssan Afiouni, yang datang ke konferensi dengan lima anaknya.

“[Konferensi] mengajak orang untuk mendalami Islam dan melihat bagaimana damainya agama itu.”

Konferensi tersebut diselenggarakan oleh Islamic Research and Educational Academy (IREA), konferensi yang rencanaya berlangsung tiga hari itu dibuka pada hari Jumat (15/3).

Konferensi yang bertema “Konferensi Islam Perdamaian Australia”, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara Muslim dan penganut agama lain dan masyarakat luas di Australia.

Pada pembukaan konferensi, Waseem Razvi, penyelenggara Konferensi Islam Perdamaian Australia, meminta maaf karena tidak adanya keynote speaker yang dijanjikan yaitu Sheikh Abdul Rahman al-Sudais, Imam Masjidil Haram Makkah.

“Beliau tidak bisa hadir karena alasan pribadi, kemarin ketika saya berbicara dengan Sheikh Sudais di Mekah, beiau mengatakan kepada saya bahwa (dia) tidak akan bisa datang karena alasan pribadi meskipun ia bersedia dan siap untuk datang.

“Ya, kami menyesal atas ketidakhadirannya. Tetapi pada saat yang sama, Sheik Abdul Rahman al-Sudais mengatakan bahwa ia berdoa untuk keberhasilan konferensi ini, dan dia juga menyampaikan salam untuk semua warga Australia, ” kata Razvi.

Konferensi ini memberikan berbagai macam pelatihan, antara lain workshop pernikahan, workshop bahasa, dan pelatihan dakwah. Hampir 1.000 relawan akan membantu dalam pelatihan dan manajemen konferensi.

Konferensi ini juga akan menjadi tuan rumah “Australia Stars Lunch” dimana beberapa dai muda asal Australia berusia antara 6-14 tahun, yang telah secara aktif bekerja sama dengan IREA dalam mempromosikan ajaran Islam dan mengklarifikasi kesalahpahaman tentang Islam, akan memberikan presentasi mereka pada beberapa kunci konsep Islam “.

Agama Islam telah berada di Australia selama lebih dari 200 tahun, membentuk 1,7 persen dari 20 juta populasi penduduk Australia. (T/P05/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply