MENDAGRI MESIR PECAT KOMANDAN KEAMANAN PUSAT

Foto: ReutersKairo, 27 Rabiul Akhir 1434/9 Maret 2013 (MINA) – Menteri Dalam Negeri Muhamad Ibrahim memecat kepala kunci keamanan Mesir Maged Nouh menyusul meluasnya aksi protes personil pasukan keamanan di Mesir.

Ibrahim menunjuk Ashraf Abdallah sebagai gantinya, seorang veteran petugas Pasukan Keamanan pusat pada  Jumat (8/3), sebagaimana dikutip Masry al-Youm. Tantangan pertama Abdallah adalah  bernegosiasi mengakhiri pemogokan para petugas, kata surat kabar itu sebagaimana dipantau Mi’raj News Agency (MINA).

Kementerian Dalam Negeri juga mengumumkan militer akan mengambil alih markas Direktorat Keamanan Port Said. Menurut laporan UPI.com Langkah itu muncul satu hari sebelum putusan pengadilan terhadap  kasus pembantaian Port Said, di mana puluhan warga kota merupakan terdakwa dalam kerusuhan stadion sepak bola yang menewaskan 72 orang pada Februari 2012.

Kekerasan protes di Port Said minggu ini menewaskan sedikitnya tujuh orang dan puluhan lainnya luka-luka, Ahram Online melaporkan.

Dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya, kementerian mendesak rakyat Port Said untuk “menenangkan situasi dan menjamin keselamatan pemerintah dan perusahaan swasta.”

Pemecatan terjadi setelah “protes di departemen CSF (Center Security Forces) beberapa selama 48 jam terakhir menuntut polisi lepas dari konflik politik Mesir,” lapor MENA. Lebih dari 30 kantor polisi di seluruh negeri tutup pada Jum’at (8/3) dalam upaya mereka yang memasuki hari kelima protes terhadap mendagri.  

Pada Kamis (7/3), puluhan polisi Kairo memblokir pintu masuk ke salah satu stasiun utama polisi dan mengatakan  menentang kebijakan-kebijakan Presiden Mursi.  Sedangkan yang lainnya,  memprotes di luar rumah Mursi di kampung halamannya, Zagazig.(T/P03R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply