MURSI KECAM PERTUMPAHAN DARAH WARGA MESIR

Kairo, 13 Jumadil Awal 1434/25 Maret 2013 (MINA) – Presiden Mesir Muhammad Mursi mengatakan, ia tidak akan membiarkan lebih banyak darah warga Mesir tertumpah.

“Semua darah warga Mesir sangat berharga,” kata Mursi dalam akun sosial media tweeternya, Ahad (24/3), sebagaimana laporan Egypt Independent yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA).

Pernyataan itu dikemukakan saat menggambarkan kekerasan yang sedang berlangsung antara pendukung Ikhwanul Muslimin dan penentangnya di beberapa wilayah. Kejadian yang terjadi  beberapa hari lalu itu tidak ada hubungannya dengan revolusi, melainkan  kekerasan, kerusuhan, dan serangan terhadap properti publik dan swasta.

Bentrokan antara anggota Ikhwanul Muslimin dan penentangnya terjadi pada Jum’at (22/3) di sekitar markas Biro Bimbingan Ikhwanul Muslimin di Moqattam, akibatnya lebih dari 200 orang luka-luka dalam insiden tersebut.

Sebelumnya, para grup politik minoritas yang menentang Mursi menyerukan untuk melakukan protes pada Jum’at di markas Ikhwanul Muslimin tersebut.

Oposisi koalisi Mesir, Front Keselamatan Nasional, juga mengutuk kekerasan antara kedua belah pihak itu. “Kami mengutuk kekerasan terhadap warga atau properti-properti dan kami tidak akan tinggal diam terhadap kekerasan yang berlebihan oleh pasukan keamanan, maupun kekerasan oleh individu atau kelompok sayap kanan.”

Mursi menyerukan semua pihak jika ingin melakukan protes harus dibarengi aksi damai, bukan kekerasan. “Demonstrasi Damai adalah hak bagi semua,” kata Mursi. Presiden Mesir tersebut juga menyerukan kelompok-kelompok politik untuk tidak memberikan perlindungan politik atas tindakan kekerasan dan kerusuhan.

“Badan Negara sedang dalam pemulihan dan mampu menghukum para pelanggar,” tegas Mursi. “Tindakan hukum akan diambil terhadap mereka yang terbukti terlibat dalam kekerasan, baik politisi maupun media,” tambah Mursi.

Mursi juga berjanji akan mengambil tindakan hukum terhadap politisi yang terlibat, menambahkan sebagian politisi menggunakan media untuk menghasut terjadinya kekerasan tersebut.

Mursi menekankan penghasut tidak akan lolos dari hukuman. “Penghasut adalah salah satu peserta dalam kejahatan itu,” tekan Mursi. (T/P03/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

 

 

Leave a Reply