MUSLIM INGGRIS SELAMATKAN SINAGOG YAHUDI

Bradford, 28 Rabiul Akhir 1434/9 Maret 2013 (MINA) – Komunitas muslim di Bradford saat ini sedang menggalang dana untuk menyelamatkan sinagog (rumah ibadat) warga Yahudi Bradford, utara Inggris.

Sekretaris dewan masjid Bradford,  Zulfi Karim mengatakan hal itu pada Jum’at (8/3). Dia telah mengajak teman-temannya yang beragama Islam untuk membantu mengumpulkan dana untuk tetangga mereka, warga Yahudi yang juga tinggal di kota tersebut.

Mereka kesulitan masalah dana untuk membangun sinagog yang sudah lama mengalami kerusakan pada bangunannya. Itu adalah tempat ibadah mereka yang tertua yang ada di kota ini.

“Di Bradford kami bekerja keras untuk mengajak orang-orang dari agama yang berbeda untuk bersama-sama, dan mendukung satu sama lain sebagai tetangga yang baik,” kata Karim kepada onislam.net seperti di terima Mi’raj News Agency (MINA).

Komunitas Muslim itu rencananya juga akan melayangkan proposal pengajuan dana kepada pemerintah daerah Bradford untuk bisa membantu kegiatan renovasi Sinagog tertua di kota tersebut.

“Kami senang dengan kegiatan ini dalam rangka membangun kebersamaan antar sesama umat beragama. Kegiatan ini mencerminkan betapa indahnya agama kami yang mengajarkan sikap toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Ini adalah wujud keimanan, dan budaya Islam,” ungkap Karim.

Sinagog yang akan direnovasi itu pertama dibangun pada tahun 1880, dengan gaya Arsitektur Victoria Moor. Sampai saat ini, Sinagog itu masih digunakan untuk perayaan Shabbat dan beberapa festival keagamaan meskipun sudah banyak warga Yahudi Bradford yang meninggalkan tempat ibadahnya itu.

Sementara itu, pemimpin komunitas Yahudi di Bradford Rudi Leavor mengucapkan terima kasih kepada komunitas Muslim yang telah membantu pembangunan rumah ibadah mereka. “Kontribusi Muslim di kota ini sangatlah besar bagi kami. Tradisi seperti ini harus dilestarikan agar tercipta keharmonisan suasana damai di kota Bradford ini,” kata Leavor.

“Kami semua akan bekerja sama, saling membantu untuk menyelamatkan rumah ibadat kita dengan bantuan dari masyarakat maupun pemerintah daerah,” tambahnya.

Menurut data sensus terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Inggris, setiap bulannya ratusan warga Inggris masuk Islam, sehingga saat ini Islam menjadi agama yang paling cepat berkembang di Inggris dan Wales.

Dari data sensus tersebut, menunjukkan bahwa jumlah populasi kristiani di Inggris mengalami penurunan 11% (4,1 juta) selama dekade terakhir, dari 37,3 juta orang pada tahun 2001 menjadi 33,2 juta pada tahun 2011, sementara pada saat yang sama Jumlah populasi Muslim mengalami peningkatan hingga 80% (1,2 juta), dari 1,5 juta pada tahun 2001 menjadi 2,7 juta pada 2011, hal ini menjadikan Agama Islam sebagai agama terbesar kedua di Inggris.(T/P04/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply