MUSLIM SWEDIA ANGGAP PEMERINTAH STOCKHOLM GAGAL LINDUNGI MINORITAS

        Forserum, Swedia Selatan, 29 Rabiul Akhir 1434/11 Maret 2013 (MINA) – Muslim Swedia takut untuk menyekolahkan anak mereka ke sekolah karena menghindari adanya kekerasan fisik, mereka mengkritik pemerintah Swedia karena gagal menghentikan diskriminasi terhadap minoritas agama.

       “Di sini Islamophobia benar-benar terjadi ketika sebagian dari penduduk kota yang memiliki hak asasi dilanggar, sama persis seperti Afrophobia,” kata Kitimbwa Sabuni, editor dari sebuah laporan dalam kasus anti Muslim.

        Forserum, sebuah kota di selatan Swedia, merupakan sebuah kota yang mengalami beberapa serangan Islamphobia terhadap imigran Somalia. Serangan tersebut mengakibatkan banyak warga Somalia takut mengirim anak-anak mereka ke sekolah untuk menghindari kekerasan lebih lanjut, demikian menurut laporan www.islamstory.com yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA).

        Sebuah laporan, oleh Jaringan Muslim Swedia, meminta pemerintah untuk melakukan penyelidikan bagaimana pemerintah daerah gagal untuk membantu imigran Somalia.

       “Memang tidak semua orang ambil bagian dalam kekerasan tersebut, tapi diam-diam banyak yang menyaksikan hal itu dan anehnya pihak berwenang amat pasif,” kata Sabuni.

        Laporan, yang terungkap dalam kerjasama antara beberapa asosiasi, telah disampaikan kepada Komite PBB tentang penghapusan diskriminasi dan rasial. (T/P05/E1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply