OBAMA – PUTIN CARI INISIATIF BARU MAJUKAN TRANSISI POLITIK SURIAH

Washington, 20 Rabiul Akhir 1434/2 Maret 2013 (Alarabiya/MINA) – Kebutuhan untuk memajukan transisi politik di Suriah menjadi sorotan oleh Presiden AS dan Presiden Rusia pada hari Jumat, mereka sepakat untuk mencari inisiatif baru dalam mengakhiri perang sipil.

Barack Obama dan Vladimir Putin dalam sebuah percakapan telepon juga menekankan pentingnya Menteri Luar Negeri baru AS John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, yang bertemu di Berlin awal pekan ini, untuk melanjutkan perjanjian mereka di Suriah.

Pernyataan Gedung Putih tidak menjelaskan lebih lanjut dalam pembicaraan antara Obama dan Putin dalam krisis Suriah. Moskow dan Washington telah lama berselisih atas nasib Presiden Suriah Bashar al-Assad. AS mengatakan Assad harus pergi tapi Rusia mengatakan keluar dari kekuasaan tidak harus menjadi prasyarat untuk penyelesaian.

Obama dan Putin juga sepakat untuk mengadakan pembicaraan bilateral di pertemuan puncak Kelompok Delapan di Irlandia Utara pada bulan Juni.

“Para pemimpin dari kedua negara bersatu dalam keinginan mereka untuk menghindari langkah-langkah yang negatif bisa merefleksikan hubungan bilateral,” kata Juru bicara Kremlin dalam sebuah pernyataan setelah pembicaraan telepon, yang diprakarsai oleh Obama.

Kamis pagi sebelumnya, Utusan Khusus PBB dan Liga Arab di Suriah Lakhdar Brahimi, mengatakan bahwa harapan untuk sebuah solusi untuk krisis terletak di tangan Rusia dan Amerika Serikat.

Menteri Pertahanan baru AS Chuck Hagel, pada Jumat mengatakan ia percaya bahwa kebijakan AS yang memberikan dukungan untuk oposisi Suriah adalah langkah yang benar.

“Saya pikir kebijakan bahwa AS memiliki adalah kebijakan yang tepat,” kata Hagel.

Komentar Hagel, pada jumpa pers pertamanya sejak mengambil alih Pentagon, Rabu, terjadi sehari setelah AS mengatakan akan untuk pertama kalinya memberikan bantuan kepada oposisi Suriah dan lebih dari dua kali lipat bantuannya kepada oposisi sipil Suriah.

Lebih dari 70.000 warga Suriah telah tewas dalam konflik sengit yang berlangsung hampir dua tahun yang lalu. Sekitar 860.000 lainnya telah melarikan diri ke luar negeri dan beberapa juta pengungsi di dalam negeri membutuhkan bantuan kemanusiaan.

ASerikat sejauh ini telah memberikan $ 385 juta dollar dalam bantuan kemanusiaan untuk rakyat Suriah.(T/P05/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

Leave a Reply