OKI LUNCURKAN SATUAN KHUSUS PERDAMAIAN

Jeddah, 9 Jumadil awwal 1434/21 Maret 2013 (MINA) – Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Ekmeleddin Ihsanoglu mengumumkan pembentukan Satuan Khusus Perdamaian, Keamanan dan Mediasi (penengah konflik) (Peace, Security and Mediation Unit/PSMU) di kantor pusatnya di Jeddah, Arab Saudi, Rabu (20/3).

Pembentukan satuan khusus PSMU sesuai dengan keputusan yang diambil dalam sidang konferensi tingkat Menteri Luar Negeri OKI ke-39 di Djibouti November 2012 lalu.

“OKI sedang dalam proses penyelesaian metode kerja PSMU dengan maksud untuk operasionalisasi penuh. Diharapkan PSMU akan memperkuat peran OKI dalam mediasi dan diplomasi sebagai alat pencegahan dan penyelesaian konflik,” kata  Ihsanoglu seperti dikutip Jurnal OKI yang diterima Mi’raj News Agency (MINA), Kamis (21/3).

Ihsanoglu menjelaskan, penyelesaian metode PSMU bertujuan mendukung penguatan penggunaan kantor Sekretaris Jenderal dan Perwakilan Khusus OKI serta meningkatkan kerjasama dengan organisasi-organisasi regional dan internasional lainnya.

Unit khusus itu awalnya akan fokus pada pembangunan kapasitas, setelah itu diharapkan pada fungsi dasar terutama melalui pemantauan situasi dan potensi krisis saat ini dan melakukan respon diplomatik tepat waktu.

Hal ini akan digabungkan dengan mengidentifikasi dan menganalisis akar penyebab utama konflik potensial dan menentukan cara dan sarana untuk mengatasi konflik. PSMU juga akan berusaha untuk berinteraksi dengan negara-negara anggota serta organisasi regional dan internasional untuk berbagi pengalaman dalam masalah penengah konflik.

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang semula bernama Organisasi Konferensi Islam ini dibentuk berdasarkan keputusan pertemuan tingkat tinggi yang diadakan di Rabat, Maroko, 12 Rajab 1389/25 September 1967 sebagai hasil munculnya aksi pembakaran di Masjid Al-Aqsa, kota Al-Quds (Yerusalem). OKI merupakan satu-satunya organisasi antar pemerintah yang mewakili umat Islam dunia dan terbesar kedua setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Organisasi ini beranggotakan 57 negara termasuk Indonesia, yang mencakup tiga kawasan yaitu Asia, Arab dan Afrika. OKI bertujuan menjaga dan melindungi kepentingan dunia Islam dalam semangat mempromosikan perdamaian internasional. (T/P02/R2)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply