WARGA PALESTINA TERPAKSA SHOLAT JUM’AT DI JALAN

Al-Quds (Yerusalem), 19 Jumadil Awal 1434/30 Maret 2013 (MINA) – Ribuan warga Palestina terpaksa melakukan shalat jum’at di jalan setelah Israel memberlakukan pembatasan usia pada jamaah yang memasuki Masjid Al-Aqsa.

Yayasan Al-Aqsa untuk Wakaf dan Warisan Islam mengatakan, Pemerintah Israel mengerahkan tentara dan polisi  Israel di jalan-jalan dan lorong-lorong kota Al-Quds serta mendirikan pos-pos pemeriksaan di dekat gerbang menuju Masjid Al-Aqsa.

Israel juga melakukan pembatasan bagi jamaah Msulim untuk memasuki Masjid Al-Aqsa. Warga Muslim Palestina yang dapat masuk ke masjid Al-Aqsa adalah warga usia di atas 50 tahun dan memiliki kartu identitas. Warga Muslim yang tidak memenuhi kriteria tersebut dilarang untuk memasuki dan bebas beribadah di masjid Al-Aqsa.

Sekitar 5000 warga Palestina melaksanakan shalat Jum’at di jalan-jalan luar kompleks Masjid Al-Aqsa. Enam orang terluka karena mencoba untuk memasuki Masjid Al-Aqsa.

Jamal kabaja, 54 tahun, dan putranya, Muhammad, 18 tahun, dilarikan ke rumah sakit setelah pasukan Israel menyerang mereka saat berjalan menuju kompleks  Masjid Al-Aqsha.

Seorang pria tua juga menderita patah tulang panggul dan kaki setelah didorong kuda polisi Israel saat pria tua itu akan memasuka Masjid Al-Aqsa, kata seorang saksi mata seperti dilansir oleh Ma’an News.

Wartawan Palestina Muhammad Abu Sneineh, 22 tahun, ditangkap oleh pasukan Israel di dekat Gerbang Rantai, Kota Al-Quds.

Sementara itu, pada Kamis (28/3), Jama’ah Ultra ortodoks Yahudi memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha untuk melakukan ritual keagamaan saat hari libur Paskah.

Langkah-langkah keamanan ditempuh mengatisipasi persiapan Palestina memperingati ‘Hari Tanah/Land Day’ dimana terjadinya demonstrasi massal pada tahun 1976 untuk menentang penyitaan tanah Arab oleh Israel di Galilea. Aksi demonstrasi maasl itu menyebabkan kematian enam demonstran Palestina di tangan polisi dan pasukan Israel.

Puluhan warga Palestina terluka pada Hari Tanah tahun lalu ketika pasukan Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet terhadap para demonstran di Tepi Barat.

Seorang juru bicara polisi Israel mengatakan, ribuan petugas telah dikerahkan di Kota Tua Al-Quds itu untuk mencegah kerusuhan.

Masjid Al-Aqsa adalah masjid suci ketiga dalam Islam dan kiblat pertama umat Islam. (T/P015/P02)

Mir’aj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply