PARLEMEN PALESTINA : KUNJUNGAN OBAMA KE AL AQSA SAMA DENGAN DEKLARASIKAN PERANG

Gaza , 27 Rabiul Akhir 1434/9 Maret 2013 (MINA) – Dewan Perwakilan Rakyat Palestina mengatakan bahwa kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Masjid Al-Aqsa sama artinya dengan mendeklarasikan perang terhadap dunia Islam.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh seorang petinggi Hamas yang juga merupakan anggota parlemen Palestina, Musheer al Masri ketika mengomentari rencana kunjungan tersebut pada Jum’at (8/3), seperti dikutip alresalah.ps yang diterima Mi’raj News Agency (MINA).

Al Masri menyerukan kepada semua rakyat Palestina dan dunia Islam untuk menolak kunjungan tersebut. Hal itu karena Obama telah berkali-kali membenarkan klaim Israel bahwa di bawah masjid Al Aqsa terdapat kuil Solomon, sehingga mereka ingin mengganti masjid tersebut dengan sinagog(tempat ibadah Yahudi).

Menurut rencana Obama akan tiba di Palestina pada akhir bulan Maret 2013 ini. Namun, Washington belum mengkonfirmasi secara pasti tanggal kunjungan Obama ke Masjid Al-Aqsa.

Sempat muncul spekulasi bahwa rencana kunjungan Obama untuk mendorong dan menghidupkan kembali perundingan Palestina-Israel yang terhenti sejak 2010.

Hanya, Menteri Luar Negeri AS John Kerry menepis harapan itu. “Obama tidak akan membawa rencana perdamaian Israel, dan wilayah Palestina bulan depan. Kami tidak ingin membicarakan apa yang harus mereka (Palestina-Israel) lakukan,’’ ujar Kerry

Sementara itu, banyak aksi demonstrasi oleh warga palestina di wilayah Tepi Barat dan Gaza memprotes rencana kunjungan Presiden Amerika itu. Para demonstran juga mengibarkan bendera hijau dan foto-foto para tawanan Palestina yang mendekam di dalam penjara-penjara Zionis. Mereka juga meneriakkan slogan-slogan yang menyerukan membela al Aqsha dan agar pemerintah Amerika membatalkan kebijakannya dan  memihak kepada bangsa Palestina yang terjajah.

Ketua Gerakan Palestina Merdeka Syaikh Raed Shalah dalam pernyataan pers pada Senin (4/3) mengatakan bahwa Demonstrasi itu dilakukan berkaitan dengan rencana Presiden Amerika Barrack Obama masuk ke kota al Quds dan masjid al Aqsha pada Merat ini.

Raed Shalah menilai jika kunjungan itu benar-benar  terjadi, itu artinya Obama mengukuhkan legalitas penjajah Zionis di masjid al Aqsha, sekaligus mendeklarasikan permusuhan kepada umat Islam, dunia Arab dan bangsa Palestina. Karena persoalan al Quds dan masjid al Aqsha bukan hanya persoalan Palestina semata namun merupakan persoalan dunia Islam.(T/P04/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply