PBB DESAK ISRAEL TARIK PEMUKIM ILEGAL DARI TEPI BARAT

Washington, 12 Jumadil Awal/23 Maret 2013 (MINA) – Dewan PBB urusan Hak Asasi Manusia (United Nations Human Rights Council;UNHRC) mendesak Israel menarik semua pemukim dari Tepi Barat dan memberikan kompensasi kepada warga Palestina atas kebijakan pemukiman yang dibangun secara ilegal.

UNHRC juga menyerukan Israel untuk mengakhiri pelanggaran hak asasi manusia terkait dengan pembangunan pemukiman.

Dalam laporan yang dikutip PressTV, Badan HAM menyerukan Israel menghentikan kekerasan pemukim Yahudi terhadap warga Palestina dan menghukum pemukim Yahudi yang menyerang warga Palestina itu.

Selama debat dewan HAM PBB di Jenewa, Jum’at kemarin (22/3), UNHRC juga mengutuk penangkapan sewenang-wenang Israel terhadap warga Palestina.

Selain itu, UNHRC menyetujui lima resolusi kritis atas kejahatan Israel terhadap Palestina. AS adalah satu-satunya anggota dari 47 negara dewan HAM PBB itu yang menolak memberikan suara terhadap resolusi.

Israel telah membangun ribuan rumah pemukiman di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) Timur sejak tahun 1967.

Pemukiman Israel dianggap ilegal oleh banyak masyarakat internasional. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pembangunan pemukiman merupakan bagian dari kebijakan Tel Aviv dan menegaskan tidak akan memberhentikan pembangunan itu.

Pembangunan pemukiman Israel di tanah Palestina telah melanggar Konvensi Jenewa keempat, dimana dalam konvensi internasional itu melarang penguasa pendudukan memindahkan penduduknya ke wilayah yang sedang diduduki.

Palestina menginginkan Al-Quds yang masih dijajah Israel sebagai ibukota negara mereka. (T/P05/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply