PBB KECAM PENYANDERA TENTARA PENJAGA PERDAMAIAN

New York, 25 Rabiul Ahir 1434/7 Maret 2013 (MINA) – Dewan Keamanan PBB mengutuk penyanderaan pasukan penjaga perdamaian PBB di Dataran Tinggi Golan yang diduduki oleh pasukan militan Suriah.

15 dewan negara mengutuk militan Suriah dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu, Duta Besar Rusia untuk PBB dan Presiden Dewan Keamanan, Vitaly Churkin, mengatakan pada konferensi pers di New York.

“Para anggota Dewan Keamanan mengecam keras penahanan lebih dari 20 tentara penjaga perdamaian dari PBB (UNDOF) dalam wilayah B-Line oleh oposisi bersenjata Suriah,” kata Churkin.

“Para anggota Dewan Keamanan menuntut pembebasan tanpa syarat semua pasukan penjaga perdamaian dari PBB yang ditahan, dan menyerukan kepada semua pihak untuk bekerja sama dengan UNDOF dengan itikad baik untuk beroperasi secara bebas dan menjamin keamanan penuh dari tiap personil,” tambahnya.

Menurut Eduardo del Buey, wakil juru bicara untuk Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, pasukan perdamaian dihentikan dan ditahan oleh sekitar 30 militan bersenjata.

“Para pengamat PBB berada di sebuah misi rutin dan berhenti di dekat pos pengamatan 58. Misi tersebut mengirim tim untuk menilai situasi dan mencoba resolusi,” katanya.

Krisis Suriah dimulai pada Maret 2011, dan banyak orang, termasuk sejumlah besar personil militer dan keamanan telah tewas. Pemerintah Suriah mengatakan bahwa kekacauan telah diatur dari luar negeri, dan ada laporan bahwa jumlah yang sangat besar dari para militan adalah warga negara asing. Selain itu, beberapa organisasi HAM internasional telah menuduh militan yang di sponsori oleh pihak  asing juga melakukan kejahatan perang.(T/P05/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply