PEJABAT PBB DESAK SOLUSI PENGASINGAN IRAN DI IRAK

Baghdad, 20 Rabiul Akhir 1433/2 Maret 2013 – Pejabat senior PBB menekankan perlunya meningkatkan upaya untuk menampung kembali penduduk kamp pengasingan Iran di dekat Baghdad yang merupakan tempat serangan yang baru terjadi dan mencari solusi berkelanjutan bagi mereka di luar Irak.

Camp Liberty menampung lebih dari 3.000 pengangsingan, kebanyakan mereka adalah anggota  dari kelompok yang dikenal sebagai Mojahedeen Rakyat Iran, diserang pada 9 Februari sementara ketika itu sebagian besar warga sedang tidur. Enam orang dilaporkan tewas dan beberapa luka-luka.

Kamp memfasilitasi transit untuk pengangsingan sedangkan Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) melakukan proses menentukan status pengungsi mereka.

Pada pertemuan di Jenewa (1/3), Komisaris Tinggi untuk Pengungsi, Guterres António dan utusan khusus sekretaris jenderal Irak, Martin Kobler, membahas proses pemukiman kembali penduduk kamp ke negara-negara ketiga dan menyuarakan keprihatinan mereka tentang keselamatan dan keamanan mereka.

“Setelah serangan keji di Camp Liberty pada 9 Februari, maka sangat penting kita meningkatkan usaha kita untuk memukimkan kembali penduduk dan mencari solusi kedepannya bagi mereka di luar Irak, secepat mungkin,” kata Kobler.

Dia mencatat bahwa berdasarkan MoU 25 Desember 2011, Pemerintah Irak bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan warga.

Kobler dalam rilis UN yang dipantau oleh Mi’raj News Agency (MINA) mengatakan terima kasih kepada Guterres untuk upaya UNHCR dan meyakinkan Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI) yang ia pimpin, akan terus mendukung lembaga yang mengurus pemukiman warga secepat mungkin ke negara-negara selanjutnya.

“UNHCR menyerukan semua negara guna meningkatkan upaya mereka menemukan solusi kemanusiaan bagi populasi di luar Irak dan mendesak pemerintah Irak untuk melakukan segala sesuatu yang mungkin dilaksanakan guna menjamin lingkungan yang aman untuk pengungsi ini,” tambah lembaga itu dalam rilisnya.(T/P08/R22).

MI’RAJ NEWS AGENCY (MINA)

 

Leave a Reply