PEMUKIM YAHUDI SERANG PENGGEMBALA PALESTINA

Nablus, 28 Rabiul Akhir 1434/9 Maret 2013 (MINA) – Sekelompok pemukim Yahudi menyerang seorang gembala utara Nablus dan menewaskan puluhan domba-dombanya, seorang pejabat Palestina mengatakan hal itu pada Jumat (8/3).

Ghassan Daghlas, petugas Palestina yang bertugas mengawasi aktivitas pemukiman Yahudi di Nablus mengatakan kepada Ma’an bahwa para warga Yahudi datang dari pos pemukiman Aad dan menyerang seorang penggembala bernama Kamal al-Nasan di dekat desanya di Al-Mughayyir.

“ Para warga Yahudi itu datang dan langsung menyerang al Nasan hingga menyebabkan luka yang cukup serius. Mereka juga membantai domba-domba gembalaannya. Puluhan domba mati ditempat akibat serangan mereka,” kata Daghlas.

Para pemukim Yahudi itu juga menumbangkan lebih dari 120 pohon zaitun milik warga Palestina setelah insiden penyerangan itu.

“Sedikitnya ada 120 pohon zaitun yang ditumbangkan para pemukim Yahudi. Kebun zaitun yang mereka serang itu adalah milik para penduduk As Sawiya,” tambah Daghlas.

Muhammad Jazi dan Hamdi Jazi adalah yang paling banyak menanggung kerugian akibat pengrusakan itu. Keduanya adalah warga desa As Sawiya, Nablus.

“Kejadian ini sudah berulang kali terjadi. Mereka selalu merusak ladang-ladangkami dengan menumbangkan pohon-pohon zaitun kami,” kata Muhammad Jazi.

Tidak hanya itu, para pemukim Yahudi itu  juga menulis slogan-slogan rasis dalam bahasa Ibrani di sepanjang jalan desa. Mereka melakukannya di tembok-tembok dan bahu jalan.

Pemimpin Front Pembebasan Palestina (DFLP) Qais Abdel Karim mengutuk serangan itu.” Perbuatan  itu sarat dengan rasisme yang akan semakin memicu kebencian dan permusuhan antara rakyat Palestina terhadap warga Israel,” kata Abdel Karim.

abu Leila
“Kita harus bersatu untuk mempertahankan tanah kita sebelum Israel menghancurkan tanaman dan menguasai tanah kita.” Orang-orang Israel tidak memiliki hak untuk melakukan hal itu dan mereka melakukannya untuk menebar teror agar kita meninggalkan tanah kelahiran ini,” Kata Karim yang juga dipanggil Abu Leila.

“Kejahatan para pemukim Yahudi itu sering luput dari sorotan media. Tidak ada hukum di Israel yang menjerat mereka atas kejahatan yang mereka lakukan. Kami berharap masyarakat internasional mengetahui hal ini dan mengecam atas perbuatan jahat yang mereka lalukan,” tambahnya.(T/P04/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply