POLISI ISRAEL KEMBALI BATASI WARGA MASUK AL-AQSHA

Al-Quds, 6 Jumadil Ula 1434/17 Maret 2013 (MINA) – Polisi Israel kembali memberlakukan pembatasan bagi umat muslim di bawah umur 50 tahun dilarang memasuki Masjid Al-Aqsha untuk melakukan shalat Jum’at.

“Hanya laki-laki berusia di atas 50 tahun, dengan kartu identitas biru (penduduk Yerusalem), diperbolehkan  memasuki Masjid Al-Aqsha, adapun perempuan sementara tidak ada pembatasan usia,” juru bicara polisi Israel  dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Quds Media Press, Ahad (17/3).

Kepolisian Israel juga menyatakan, ribuan polisi dan penjaga perbatasan Israel ditempatkan di lorong-lorong sekitar Kota Tua dan Al-Quds Timur sejak Jum’at pagi (15/3).

Polisi Israel akan melakukan tindakan tegas dan keras jika ada yang berusaha memaksa masuk ke kawasan Al-Aqsha .

Gagalkan Serbuan 

Sementara itu, Penjaga Masjid Al-Aqsha kembali menggagalkan upaya anggota parlemen Israel (Knesset) Moshe Feiglin  disertai pasukan  Israel yang akan memasuki kawasan Masjid Al-Aqsha.

Yayasan Al-Aqsha untuk Wakaf dan Warisan dalam sebuah pernyataan pers yang dirilis pada Jum’at (15/3), menyatakan bahwa Feiglin mencoba menyerbu Masjid Al-Aqsha dari gerbang Silsilah. Namun penjaga masjid dapat menghadang dan menggagalkan rencana itu.

“Mereka hendak memaksakan rancangan untuk membagi Masjid Al-Aqsha secara bertahap, yaitu dengan membagi waktu dalam memasukinya antara umat Islam dan waktu lain untuk yahudi,” ujar pernyataan Yayasan Al-Aqsha.

Sebelumnya, bentrokan terjadi antara pasukan Israel dengan warga Al-Quds di Bab al-Amud. Tentara Israel menangkap tiga pemuda warga Al-Quds.

Yayasan Al-Aqsha menyebutkan, Israel memang sengaja membuat program menguasai kawasan Masjid Al-Aqsha.

“Langkah-langkah itu tidak akan pernah mempengaruhi tekad rakyat Palestina untuk membela dan mendukung Al-Aqsha. Karena Masjid Al-Aqsa adalah salah satu tempat paling penting bagi umat Islam,” tegas Yayasan Al-Aqsa.

Masjid Al-Aqsha dan Al-Quds adalah satu kesatuan. Al-Quds meliputi seluruh tembok yang mengelilingi kompleks Masjid Al-Aqsa. Saat ini Al-Quds di bawah penjajahan Israel yang memulai penjajahannya atas Palestina sejak 1948 lalu.

Masjid Al-Aqsa merupakan tempat paling suci ketiga bagi umat muslim. Hal ini terkait dengan peristiwa Isra ‘Mi’raj Nabi Muhammad Shalallahu’ Alaihi Wa Salam. Nabi ketika  itu naik ke Sidaratul Muntaha melalui Masjid Al-Aqsha. (T/P02/R1).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply