PM TUNISIA ALI LARAYEDH PERKENALKAN PEMERINTAHAN BARU

Ali Larayedh        Tunis, 27 Rabi’ul Akhir/ 9 Maret 2013 (MINA) – Perdana Menteri terpilih Tunisia Ali Larayedh mengatakan ia telah menyerahkan daftar dari pemerintah koalisi baru untuk Presiden Moncef Marzouki.

         Kabinet baru akan dipimpin oleh partai Islam Ennahda, yang didukung oleh dua partai sekuler dan beberapa partai independen, demikian menurut BBC yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA), Sabtu.

        Koalisi akan tetap berlaku sampai pemilihan yang dijadwalkan akan digelar sebelum akhir tahun, kata Larayedh.

        Tunisia telah mengalami kekacauan sejak pembunuhan pemimpin oposisi Chokri Belaid pada 6 Februari.

        Chokri Belaid ditembak mati di luar rumahnya di ibukota, Tunis. Kematiannya adalah pembunuhan politik pertama di Tunisia sejak konflik – konflik Arab tahun 2011.
        Empat orang telah ditangkap karena dicurigai terlibat dalam pembunuhan tersebut. Pembunuhan tersebut memprovokasi protes massa dan pengunduran diri dari pemerintah koalisi Tunisia.
        Larayedh membuat pengumuman di televisi nasional pada hari Jumat. “Saya menyerahkan kepada presiden berkas yang berisi daftar pemerintah baru dan ringkasan dari program pemerintah,” katanya.
       Pemerintah baru akan dipimpin oleh partai Ennahda, didukung oleh Ettakatol dan Kongres sekuler untuk Republik yang dipimpin oleh Presiden Moncef Marzouki – pihak yang sama yang membentuk kabinet sebelumnya.
       Ennahda telah menyerahkan kontrol beberapa kementerian untuk independen dalam kabinet baru, dengan diplomat Jerandi Othman sebagaii menteri luar negeri, Lotfi Ben Jeddou sebagai Menteri Dalam Negeri dan Rachid Sabbagh sebagai Menteri Pertahanan.
       Kesepakatan itu dicapai setelah “negosiasi maraton”, Larayedh mengatakan sebelumnya.
       Dia bertugas membentuk pemerintahan baru pada 22 Februari sampai tengah malam pada hari Jumat untuk memenuhi batas waktu konstitusional untuk melakukannya.
       Mantan PM Hamadi Jebali mengundurkan diri setelah tidak mampu untuk membentuk pemerintahan teknokrat netral  yang ia percaya diperlukan setelah kematian  Belaid. (T/P011/E1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply