RAJA ABDULLAH TANDATANGANI PROYEK PERLUASAN MASJID NABAWI

Madinah, 25 Rabiul Akhir 1434/7 Maret 2013 (MINA) – Pelayan dua Masjid suci Raja Abdullah pada Rabu (6/3) menyetujui rencana untuk perluasan terbesar dari Masjid Nabawi, para ahli melakukan perubahan yang diperlukan atas instruksi sang raja.

Menteri Keuangan Ibrahim Al-Assaf mengatakan kapasitas masjid akan ditambah menjadi 1,6 juta jamaah,  proyek ini akan diselesaikan dalam dua tahun. “Raja telah meminta untuk implementasi yang cepat,” kata Al-Assaf.

Al-Assaf mengatakan wilayah yang akan dimasukkan dalam proyek perluasan akan diumumkan dalam beberapa hari.

Raja Abdullah diberi presentasi tentang rencana perluasan oleh Al-Assaf, Asisten Menteri Keuangan Muhammad Al-Mazeed dan pejabat lainnya yang bekerja pada proyek.

Raja Abdullah menandatangani master plan proyek dan memerintahkan pelaksanaannya dalam kurun waktu dua tahun. Raja telah meminta perubahan dalam rencana untuk perluasan bagian utara, timur dan barat.

Dalam sebuah pernyataan singkat pada kesempatan tersebut, raja berterima kasih kepada Allah Subhanahu wata’ala atas berkatnya dalam melakukan ekspansi masjid terbesar yang akan menguntungkan pengunjung dan warga.

“Semoga Allah membantu kita untuk berbuat lebih banyak dalam pelayanan agama dan bangsa,” kata raja Abdullah.

Al-Assaf mengatakan raja menyerukan perubahan rencana setelah ia diberi ide-ide alternatif yang cocok dengan proyek perluasan, yang telah didukung oleh mufti agung dan anggota dewan ulama senior.

Menurut sumber-sumber informasi, proyek ini juga menyediakan helipad (landasan helikopter) untuk menerbangkan pasien ke rumah sakit, pembangunan jalan baru yang terpisah dari jalur pejalan kaki dan 15.000 toilet. Hal ini juga akan mencakup sebuah terowongan untuk lalu lintas pejalan kaki dengan eskalator.

“Ini juga akan menyediakan semua kebutuhan umat beriman yang mengunjungi masjid,” kata sumber itu. “Akan ada sistem yang canggih untuk pembuangan sampah disamping keamanan modern dan sistem pemantauan.” Proyek ini akan menerapkan sistem konstruksi modern dan teknologi canggih, pungkasnya.(T/P05/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply