SETIAP MALAM 3000 PENGUNGSI DATANG KE TURKI

 Jakarta, 14 Jumadil Awal 1434/25 Maret 2013 (MINA) – Wakil Presiden Senior Global Strategic Communication Dept. dan dokter senior organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Imam Akbari mengatakan, sekitar 3000 pengungsi Suriah setiap malam datang ke kamp penampungan di Turki. Kebanyakan dari para pengungsi Suriah itu tiba di kamp penampungan dengan menggunakan mobil.

Imam menjelaskan, Kondisi para pengungsi pun sangat memprihatinkan, terutama banyak dari mereka yang datang dalam kondisi terluka.

“Khususnya pengungsi anak-anak dan wanita yang datang ke kamp dalam kondisi terluka. Dengan keterbatasan peralatan, obat-obatan dan bahan pangan, menjadi tantangan bagi mereka untuk bisa cepat sembuh,” kata Imam kepada Mi’raj News Agency (MINA) di Jakarta, Ahad (24/3).

Imam adalah salah satu anggota tim medis ACT yang masuk ke Suriah sebagai relawan kemanusiaan dan turut membantu di kamp-kamp pengungsian di Turki.

Menurut Imam, kondisi cuaca yang buruk menjadi permasalahan sulit bagi para pengungsi, terutama anak-anak. Mereka terpaksa hidup di bawah tenda-tenda darurat dengan sanitasi seadanya.

“Iklim masih dingin, salju masih tebal. Anak-anak berdesak-desakan dan sudah satu tahun tidak minum susu. Kekurangan tenda dan selimut menimbulkan permasalahan kesehatan,” ujar Imam.

Imam mengungkapkan, banyak mata-mata pro-Assad yang berkeliaran di kamp-kamp pengungsi di wilayah Turki itu.

“Banyak para pengungsi di Turki yang tidak mau diambil gambarnya, dengan alasan banyak mata-mata Al-Assad berada di kamp-kamp pengungsi,” kata Imam.

Imam menyatakan, di sisi lain, standar medis tim dokter Suriah dan Yordania yang juga membantu para pengungsi di kamp pengungsian wilayah Turki itu masih tertinggal dibandingkan dengan tim dokter dari Indonesia.

“Jadi, tim medis Indonesia bukan hanya memberi bantuan medis, tapi juga transformasi ilmu medis kepada para dokter dari negara lain,” tambahnya.

Pada tahun ini, ACT menargetkan akan mengirimkan seratus relawan medis untuk membantu korban konflik Suriah di berbagai kamp pengungsi yang tersebar di beberapa negara tetangga Suriah. (L/P09/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

Leave a Reply