SWEDIA NAIKKAN STATUS DIPLOMAT PALESTINA

Stockholm, 25 Rabiul Akhir 1434/7 Maret 2013 (MINA) – Swedia pada Rabu (6/3) menjadi negara kesembilan di Eropa yang meningkatkan status kantor kedutaan Palestina.

Parlemen dipilih oleh banyak mayoritas untuk mengesahkan perjanjian pada tanggal 28 Juni antara Stockholm dan Ramallah pada misi peningkatan status Otoritas Palestina disini.

Seperti dikutip dalam Ahram online, Perjanjian tersebut memberi kesempatan pada perwakilan Palestina di Swedia untuk “hak yang sama, kekebalan, pengecualian dan hak istimewa sebagai kedutaan dan perwakilan mereka.”

Tapi anggota parlemen menolak amandemen menyerukan pengakuan negara Palestina, dengan 179 suara menolak dan 140 suara setuju dari proposal.

Pada bulan November, Swedia mendukung resolusi yang mengakui Palestina sebagai negara pengamat di PBB, tetapi anggota koalisi kanan yang berkuasa tidak setuju mengakui negara Palestina.

Bulgaria, Republik Ceko, Hungaria, Malta, Polandia, Romania, Slovakia dan Siprus adalah negara-negara Eropa lainnya telah memberikan representasi Palestina dan membuka kedutaan.

Sementara itu, Duta Besar Palestina Hala Husni Fariz bertemu dengan Menteri Luar Negeri Swedia Carl Bildt pada Kamis kemarin (8/9) bersamaan dengan Palestina secara resmi meluncurkan kampanye mereka untuk bergabung dengan PBB sebagai negara anggota penuh.

Seperti banyak negara Eropa lainnya, Swedia tahun ini mengupgrade status representasi Palestina dari delegasi umum menjadi misi diplomatik. Akibatnya, diplomat Palestina sekarang berstatus duta besar.(T/P05/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply