WALIKOTA MOSKOW LARANG BANGUN MASJID BARU

Moskow, 22 Rabiul Akhir 1434/4 Maret 2013 (MINA) – Walikota Moskow telah memberi peringatan tidak akan memberikan izin untuk membangun sebuah masjid di kota metropolitan, Jum’at (1/03) lalu.

“Ternyata, Muslim yang berdoa bukan warga Rusia dan mereka bukan penduduk Moskow, mereka adalah pekerja migran,” kata Sergey Sobyanin dalam sebuah wawancara di radio, menurut laporan onislam net seperti dipantau Mi’raj News Agency (MINA).

Ketua Dewan Mufti Rusia Nafigullah Ashirov mengatakan bahwa umat Islam akan mengajukan permintaan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membangun masjid. “Kebencian orang-orang nonmuslim terhadap pembangunan masjid bukanlah hal yang baru di Moskow,” kata Ashiroy.

Bulan Desember tahun lalu, pemerintah berencana untuk membangun enam masjid baru di ibukota Rusia. Namun hal ini memicu kontroversi di negara tersebut, dan menyerukan untuk mengadakan referendum mengenai pembangunan masjid di Moskow.

Pada 2012, ratusan warga dari kawasan Mitino, Moskow melakukan aksi protes menentang pembangunan sebuah pusat kebudayaan Islam di kabupaten mereka.

Tiga tahun lalu, berita serupa di wilayah Tekstilshchiki di bagian Timur kota terjadi lagi, dimana sekelompok orang bersenjata melakukan penyerangan terkait rencana pembangunan sebuah masjid.

Menurut sebuah sumber, ada sekitar 23 juta muslim di Federasi Rusia terkonsentrasi di utara Kaukus, yang mewakili sekitar 15 persen dari 145 juta penduduknya.  Islam adalah agama terbesar kedua di negara itu, setelah Ortodoks Rusia.(T/P013/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

 

 

Leave a Reply