ABBAS : ULAH ISRAEL BISA HAMBAT PEMBICARAAN DAMAI

 Ramallah, 23 Jumadil Awal 1434/4 April 2013 (MINA) – Pembunuhan tentara Israel terhadap dua pemuda Palestina di Tepi Barat saat terjadi bentrokan membahayakan upaya menghidupkan kembali pembicaraan damai antara Israel dengan Palestina, kata Presiden Palestina Mahmud Abbas, Kamis (4/4).

“Pemerintah Israel berada di belakang peningkatan serangan ini,” kata Abbas dalam sebuah pernyataan. “Pemerintah Israel bertanggung jawab atas dampak (negatif) pada upaya AS dan internasional untuk memulai kembali perundingan,” lanjutnya.

Abbas menyatakan hal ini menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry pada pekan depan, yang bertujuan untuk menghidupkan kembali upaya perdamaian Timur Tengah yang terhenti dan mengadakan pertemuan setiap dua pekan dengan para pemimpin Israel dan Palestina, menurut laporan Maan News yang dikutip Mi’raj News Agency (MINA).

Palestina menuntut penghentian pembangunan pemukiman Israel di wilayah Palestina sebelum perundingan dapat berlangsung.

Dalam pidato terpisah melalui gerakan Fatah, Abbas juga mengecam Israel setelah bentrokan antara pasukan Israel dan Palestina di Tepi Barat yang terjadi setelah kematian seorang tahanan Palestina di penjara Israel akibat kanker ketika menjalani hukuman seumur hidup.

“Israel bertanggung jawab penuh atas peningkatan kekerasan di wilayah Palestina dan mencoba untuk membuat kekacauan,” ungkapnya.

“Israel sedang mencoba memperkeruh suasana,” tambahnya, setelah dua remaja ditembak dan terluka parah di Tepi Barat oleh pasukan Israel pada Rabu (3/4) malam. (T/P01/P02).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply