AKTIVIS HAM AMERIKA SERUKAN TUTUP PENJARA GUANTANAMO

New York, 3 Jumadil Akhir/12 April 2013 (MINA) – Para aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) melakukan demonstrasi besar-besaran di seluruh Amerika Serikat, menyerukan penutupan penjara Guantanamo, tempat para tahanan melakukan aksi mogok makan.

Protes diselenggarakan pada Kamis (11/4) di lebih dari 26 kota dan 19 negara bagian untuk menandai “Hari Aksi Tutup Guantanamo & Akhiri Penahanan yang tidak menentu.”

Amnesti International, Pusat untuk Hak Konstitusional, kelompok hak asasi manusia lainnya dan dunia bangkit melakukan aksi demo dari New York City ke San Francisco dan dari Durham ke Los Angeles menuntut penutupan penjara Guantanamo.

Sementara itu, 25 organisasi HAM terkemuka dan organisasi kebebasan sipil menandatangani petisi kepada Presiden AS Barack Obama, memintanya untuk menutup penjara yang ditakuti itu.

“Kami mendesak untuk mulai memindahkan sisa tahanan kembali ke negara asal mereka atau negara lain untuk bisa bermukim kembali, atau untuk mengadili mereka di pengadilan standar dengan pengadilan yang adil. Kami juga mendesak untuk menunjuk seseorang dalam pemerintahan untuk memimpin upaya pemindahan,” kata surat itu seperti dikutip Press TV.

Sekitar 166 narapidana yang berada di penjara militer Guantanamo AS telah melakukan aksis mogok makan selama hampir dua bulan. Para tahanan melakukan aksi makan berhenti makan untuk memprotes penahanan tanpa batas tanpa melalui proses peradilan. Mereka juga menuntut diakhirinya gangguan kepada para narapidana dan menuntut supaya mengembalikan barang-barang pribadi mereka. (T/P05/P02)

 Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply