AKUN TWITTER GUARDIAN DIHACK

      Sydney, 21 Jumadil Akhir 1434/30 April 2013 (MINA) – Harian Inggris, Guardian  mengatakan akun Twitter-nya telah diretas oleh kelompok yang menamakan dirinya Tentara Elektronik Suriah (Syrian Electronic Army/SEA), demikian yang dilaporkan Sydney Morning Herald (SMH) yang dikutip Mi’raj News Agency (MINA) pada Senin (29/4).

      Guardian melaporkan dalam situsnya bahwa beberapa akun Twitter dirusak selama akhir pekan kemarin. Sejak itu ditemukan adanya serangan yang berasal dari internet protocol (IP) di Suriah.

      “Kami menyadari bahwa sejumlah akun Twitter Guardian telah diretas dan kami bekerja secara aktif untuk menyelesaikan (masalah) ini,” kata seorang Juru Bicara Bidang Pemberitaan dan Media Guardian.

      Surat kabar itu mengatakan SEA menuduh Guardian menyebarkan kebohongan dan fitnah tentang Suriah. Guardian pertama kali mengakui bahwa menjadi sasaran ketika email tersangka dikirim ke anggota staf. Beberapa akun Twitter Guardian, termasuk yang berfokus pada buku dan film telah ditangguhkan.

Pekan lalu, SEA mengaku bertanggung jawab atas tindak peretasan ke akun Twitter resmi  Associated Press dan mengirim tweet palsu tentang dua ledakan di Gedung Putih, yang sempat mengguncang pasar keuangan Amerika.

SEA juga mengaku berada di balik peretasan akun Twitter BBC, CBS, NPR, Prancis 24, Presiden FIFA Sepp Blatter dan Football World Cup.

Cyber War melalui tindak peretasan saat ini sering terjadi dan semakin gencar dilakukan. Beberapa saat lalu ketika kelompok peretas yang menamakan dirinya Anonymous mengajak para peretas internasional untuk melancarkan serangan massal terhadap situs-situs yang berasal dari Israel. Anonymous mengklaim berhasil mencuri ribuan data tentang Israel termasuk data para agen rahasia Israel, Mossad. (T/P09/P01).

Mi’raj News Agency (MINA)

Rate this article!

Leave a Reply