ANALIS : OBAMA TIDAK LAKUKAN APAPUN UNTUK KEMERDEKAAN PALESTINA

Jakarta, 5 Jumadil Akhir 1434/15 April 2013 (MINA) – Seorang analis Amerika, Norman Finkelstein dalam pernyataannya yang telah diterima oleh Kantor Berita Mi’raj (MINA) mengatakan kunjungan resmi Presiden AS Barack Obama tidak akan membuat perbedaan untuk mencapai perdamaian di Palestina.

“Tidak ada yang melihat ia berusaha untuk mencapai sesuatu, kunjungan Obama ke Israel hanya sebagai kamuflase sehingga sumbangan dana Yahudi akan terus mengisi pundi-pundi Partai Demokrat” kata Norman.

Setelah serangan Israel ke Gaza tahun lalu, Norman telah memprediksi bahwa akan ada rekonsiliasi antara Turki dan Israel. Norman menyebutkan, “karena masih ingin menjadi mitra AS di kawasan Timur Tengah dan merasakan bahwa jalan untuk menggapai hal tersebut hanya melewati lobi Tel Aviv, Turki telah melanjutkan perundingan dengan Israel untuk mengakhiri kebuntuan diplomatik setelah Israel menewaskan delapan warga Turki di atas kapal kemanusiaan menuju Gaza pada tahun 2010”.

Di sisi lain, operasi baru-baru yang menyebabkan Israel terasing dari kedua sekutunya di wilayah itu, Mesir dan Turki, sehingga rekonsiliasi antara Ankara dan Tel Aviv mungkin segera terjadi.

Liga Arab juga mengkritik kunjungan Presiden AS Barack Obama untuk wilayah itu, bahwa ia tidak memiliki visi untuk pembentukan negara Palestina di perbatasan pada Juni 1967 seperti yang diharapkan. “Arab dan Palestina mengharapkan Presiden Obama untuk mengadopsi pendirian proyek negara Palestina, yang tidak terjadi” kata Mohammed Sobeih, Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab untuk Urusan Palestina.

Obama melakukan kunjungan di kawasan tersebut pada 22-24 Maret lalu untuk membicarakan masalah Palestina, nuklir Iran dan konflik Suriah. Namun banyak pihak yang meragukan tujuan utama kunjungan tersebut. (L/P01/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply