TOKOH MESIR TOLAK UPAYA INTERVENSI AS

Foto: FJP doc

Kairo, 23 Jumadil Awal 1434/5 April 2013 (MINA) – Tokoh Partai Kebebasan dan Keadilan Mesir (Freedom and Justice Party atau FJP) Muhammad Beltagi mengatakan kedutaan Amerika Serikat (AS) di Kairo menolak upaya intervensi politik AS ke dalam negeri Mesir dengan dalih  melindungi dan  mendukung kebebasan media dan tokoh media di Mesir.

Dalam postingan di  halaman facebook, Beltagi mengatakan, pemerintah AS melalui kedubesnya marah setelah salah satu tokoh media di Mesir dipanggil pemerintah untuk dimintai keterangan.

“Mereka menganggap ini penangkapan, persidangan atau investigasi, padahal hanya pemanggilan biasa,” katanya.

Menueutnya, semuanya masih dalam koridor kebebasan media, ujarnya sebagaimana dikutip halaman resmi FJP, Jum’at (5/4).

Beltagi justru mempertanyakan pemerintah AS yang justru telah mengkhianati arti perlindungan kebebasan yang selama ini mereka kampanyekan.

Menurutnya, AS selama lebih kurang 30 tahun lalu mendukung rezim Mubarak. AS juga ikut terlibat dalam mengeksekusi, menyiksa, dan memenjara tanpa alsan selama puluhan atas ribuan warga Mesir.

“Belum lagi kecurangan yang dilakukan pihak AS dalam pemilu Mesir, pembekuan masyarakat sipil, pembatasan serikat pekerja, LSM, asosiasi mahasiswa dan profesional di Mesir, serta semua kejahatan besar yang muncul di bawah restu AS,” tegas Beltagi.

Lebih lanjut Beltagi mengatakan, Mesir jelas tidak bisa terima perlakuan AS untuk ikut campur di dalam urusan dalam negeri Mesir, atas alasan melindungi kebebasan media.

Beltagi mengingatkan dunia Islam, bahwa perhatian AS terhadap negara-negara di kawasan Arab hanyalah permainan politik belaka.

“Fakta sejarah dahulu hingga saat ini sudah banyak membuktikannya,” tegas anggota FJP itu. (T/P03/R1).

 Mi’raj News Agency (MINA)   

Rate this article!

Leave a Reply