HAMAS BANGUN MOMENTUM KESATUAN PALESTINA

Pemimpin Hamas, Khalid Misyal berbicara dalam sebuah konferensi di Kairo, 4 April 2013. (Foto : Ma’an News)

Doha, 10 Jumadil Akhir 1434/20 April 2013 (MINA) – Para pemimpin Hamas bertemu di Qatar terkait momentum baru bagi kesatuan pemerintahan Palestina setelah pengunduran diri Perdana Menteri Palestina di Tepi Barat, Salam Fayyad, kata seorang pejabat Palestina.

Pemimpin Hamas yang baru terpilih, Khalid Misyal memimpin pertemuan di Doha, Qatar, Jum’at (19/4). Pertemuan itu dihadiri oleh para pemimpin Hamas dari Gaza, termasuk Perdana Menteri Palestina, Ismail Haniyah. Menurut laporan Kantor Berita Ma’an News seperti dikutip Kantor Berita Islam Mi’raj News Agency (MINA), Sabtu (20/4).

Momentum telah dibangun untuk rekonsiliasi antara Hamas dengan Fatah sejak pengunduran diri Fayyad, seorang ekonom yang menerima pendidikannya di Amerika Serikat.

“Pertemuan dimulai pada Kamis (19/4) dan akan berlanjut hingga Sabtu,” kata pejabat yang meminta tidak disebut namanya.

“Para pemimpin Hamas membahas rekonsiliasi Palestina, perkembangan di Palestina menyusul pengunduran diri Fayyad, serta cara menekan Israel untuk membebaskan tahanan Palestina,” kata pejabat itu.

Pertemuan di Doha terjadi setelah pemimpin Fatah, Mahmoud Abbas berjanji dalam pertemuan Organisasi Pembebasan Palestina (Palestine Liberation Organization/PLO), Kamis (19/4), untuk meningkatkan upaya kesatuan pemerintahan Palestina.

Fatah dan Hamas menandatangani kesepakatan di Kairo pada  2011, berjanji untuk mendirikan sebuah pemerintahan independen sementara guna membuka jalan bagi pemilihan parlemen dan presiden dalam waktu 12 bulan, namun pelaksanaannya terhenti setelah dilakukan perombakan pemerintahan. (T/P06/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply