HAMAS TANGKAP MATA-MATA BARAT DI GAZA

 Gaza, 25 Jumadil Awal 1434/6 April 2013 (MINA) – Hamas mengklaim telah menangkap mata-mata Barat dari Amerika Serikat, Inggris, Perancis dan Jerman yang sedang beroperasi di Gaza menargetkan organisasi perlawanan Palestina tersebut, Sabtu (6/4).

“Gaza penuh dengan mata-mata intelijen Barat, seperti Amerika, Inggris, Perancis dan Jerman,” kata Mohammed Lafi, seorang Kepala Keamanan Internal di situs Kementerian Dalam Negeri.

“Mereka semua mengincar Gaza dan Hamas,” lanjutnya menuding sebuah badan intelijen Arab yang tak disebutkan namanya seperti dikutip Ma’an News.

Pejabat Hamas tersebut mengatakan keamanan mereka telah memiliki daftar mata-mata yang akan ditangkap setelah tenggat waktu yang mereka mereka berikan telah habis.

“Beberapa telah ditangkap dan setengah dari mereka telah mengaku sebagai mata-mata,” kata Lafi, yang juga memperingatkan terhadap wartawan Palestina yang memberi informasi kepada wartawan dan juga lembaga asing.

Hamas dicap sebagai organisasi ‘teroris’ oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa. Pada 12 Maret mereka memberikan ultimatum selama satu bulan terhadap para mata-mata Israel untuk menyerah dengan imbalan keringanan hukuman.

“Ini adalah kesempatan bagi semua orang yang menjadi korban penipuan dari Israel untuk kembali kepada rakyat mereka,” kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Hamas.

“Kampanye ini merupakan seruan kepada rakyat kita untuk waspada sehingga bisa menggagalkan skema spionase musuh,” kata juru bicara tersebut. “Pertempuran masih panjang,” tegasnya.

Hamas yakin ada banyak warga Palestina di Gaza yang membocorkan rahasia kepada Israel tentang lokasi peluncuran roket yang menjadi target selama Operasi Perang Delapan Hari pada November tahun lalu.

Selama operasi Gaza, orang-orang bersenjata Palestina di Gaza telah menghukum mati orang yang tertangkap menjadi mata-mata Israel dan membocorkan lokasi-lokasi persembunyian para pejuang Hamas. (T/P01/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Rate this article!

Leave a Reply