INDONESIA-DENMARK KERJASAMA INFRASTRUKTUR KELAUTAN

Jakarta, 8 Jumadil Akhir 1434/18 April 2013 (MINA) – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Marty Natalegawa dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Denmark Villy Søvndal, di Gedung Pancasila, Jakarta, mengatakan Indonesia berkeinginan melakukan kerjasama pembangunan infrastruktur kelautan dengan Denmark.

Keinginan yang disampaikan dalam pertemuan Rabu sore itu (17/4) disebabkan karena Denmark dianggap berhasil kembangkan teknologi infrastruktur kelautan, disamping juga sebagai negara pelopor pengembangan green economy, seperti yang dirilis kemlu.go.id dan dikutip MINA.

Dalam penjelasan seusai pertemuan, Marty menyebutkan adanya upaya-upaya kedua pemerintah memperkuat hubungan bilateral sekaligus menyepakati mekanisme bilateral untuk memajukan kerja sama.

Mekanisme penguatan kerjasama tersebut telah dituangkan dalam MoU tentang Konsultasi Bilateral RI-Denmark (MoU on Bilateral Consultations) yang ditandatangani kedua Menteri Luar Negeri.

Marty juga mengatakan bahwa dalam pertemuannya dengan  Søvndal, keduanya sepakat hubungan kedua negara sangat erat dan  bersahabat. Masih terdapat peluang besar di bidang ekonomi, investasi, energi dan infrastruktur, pendidikan dan lingkungan hidup untuk dikerjasamakan.

Dalam sambutan balasannya, Søvndal menyampaikan kegembiraannya bisa berkunjung ke Indonesia dan memiliki banyak waktu untuk mengenal Indonesia dari dekat. Denmark juga sangat mengagumi Indonesia dengan pencapaiannya, misalnya di bidang pembangunan.

Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama Menteri Søvndal  ke Indonesia sejak ia bergabung dalam kabinet Perdana Menteri Helle Thorning-Schmidt yang terbentuk pada tahun 2011.

Sebelum bertemu dengan Menlu RI, Søvndal  mengawali kunjungannya dengan melakukan diskusi dengan civitas akademi Universitas Indonesia, bertemu dengan cendikiawan dan pemuka agama.

Selama berada di Indonesia, Søvndal  dijadwalkan untuk mengunjungi Semarang untuk meninjau Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation, Akademi Polisi, dan bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah serta beberapa tempat penting di pulau Jawa. Søvndal  berada di Indonesia sejak tanggal 16 hingga 19 April 2013. (T/P09/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply