INGGRIS TEMUKAN BUKTI ADANYA PENGGUNAAN SENJATA KIMIA DI SURIAH

 London, 5 Jumadal Akhir/14 April 2013 (MINA) – Para ilmuwan militer Inggris telah menemukan bukti forensik bahwa konflik di Suriah menggunakan senjata kimia, surat kabar Times melaporkan pada  Sabtu (13/4).

Sebuah sampel tanah diambil dari daerah dekat Damaskus dan dikirim kembali ke Inggris telah memberikan bukti bahwa beberapa jenis senjata kimia telah ditembakkan. Tes tersebut dilakukan di Kementerian Pertahanan dalam penilitian bahan kimia dan biologi di Porton Down, tambahnya dalam cerita halaman depan surat kabar Times seperti dikutip IINA.

Para diplomat di PBB mengatakan pada Kamis (11/4), mereka memiliki bukti kuat bahwa senjata kimia telah digunakan setidaknya sekali dalam perang Suriah, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Tim dari Inggris tidak dapat membedakan apakah senjata ditembakkan oleh rezim Presiden Bashar Assad atau oleh pejuang yang melawan dia, juga tidak bisa mereka katakan apakah digunakan secara luas.

Departemen Pertahanan berkomentar saat dihubungi oleh media, meskipun Kementerian Luar Negeri mengatakan pihaknya sangat prihatin tentang kemungkinan penggunaan senjata kimia. “Kami sangat prihatin dengan laporan beberapa dugaan penggunaan senjata kimia di Suriah,” kata seorang juru bicara.

“Kami telah berbagi keprihatinan kami dengan Sekjen PBB dan sepenuhnya mendukung keputusannya untuk menyelidiki. Penggunaan senjata kimia akan menjadi kejahatan mengerikan. Mereka yang memerintahkan penggunaan senjata kimia, dan mereka yang berpartisipasi dalam penggunaannya akan dibawa ke pengadilan,” tambahnya.

Seperti yang diberitakan di laman IINA news agency, kementerian luar negeri Suriah mengatakan tidak akan menerima tim peneliti senjata kimia PBB, seperti yang diusulkan oleh Sekjen PBB Ban Ki-moon, untuk menyelidiki dugaan penggunaan senjata kimia di negara itu. (T/P05/P02)

 Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply