ISLAM SIAP WUJUDKAN PERDAMAIAN DUNIA

Menteri Agama RI, Suryadharma Ali dalam penutupan Konferensi Internasional tentang Islam, Peradaban, dan Perdamaian di Jakarta, Rabu (24/4). (MINA/AA)

Jakarta, 14 Jumadil Akhir 1434/24 April 2013 (MINA) – Islam dan umatnya mendorong serta selalu siap bekerjasama dengan pihak manapun untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Perdamaian dunia saat ini belum bisa diharapkan untuk menuju ketenteraman dan kebahagiaan umat manusia.

“Saya yakin dengan konsistensi sikap dan kerjasama kita semua, kita dapat membangun peradaban dunia yang lebih damai, beradab, dan berkeadilan,” ungkap Menteri Agama RI, Suryadharma Ali mengenai solusi perdamaian dari Islam dalam penutupan Konferensi Internasional tentang Islam, Peradaban, dan Perdamaian di Jakarta, Rabu (24/4).

Suryadharma Ali mengungkapkan kita harus menjauhkan Islam dari citra negatif yang selama ini diberitakan oleh media massa terkemuka dunia.

Islam saat ini sering digambarkan sebagai agama yang mengajarkan fanatisme, terorisme dan ekstremisme sehingga menciptakan ketakutan masyarakat umum tentang Islam.

Suryadharma Ali menyampaikan keprihatinannya ketika melihat fakta banyak media justru tidak pernah merespon isi dari Pesan Amman (Amman Message) yang menyerukan perdamaian bagi seluruh umat. Kemudian Suryadharma Ali mengajak semua umat Islam untuk tidak bergantung pada orang lain sehingga Islam bisa mandiri sebagaimana mestinya.

Pesan Amman (Amman Message) dirilis oleh Raja Abdullah II bin Al Hussein di Amman, Yordania pada malam ke-27 Ramadan tahun 1425 H atau 9 November 2004. Pernyataan itu mendeklarasikan tentang apa itu Islam dan apa yang bukan Islam, dan aksi apa yang diwakilinya dan aksi apa yang tidak. Tujuannya adalah untuk mengklarifikasi ke dunia modern sifat sesungguhnya Islam dan sifat dari Islam yang sesungguhnya.

Himbauan juga disampaikan oleh Suryadharma Ali untuk membangun komunitas global yang lebih beradab dan berkeadilan, tempat orang-orang dari semua keyakinan dan agama dapat hidup bersama secara harmonis dan saling menghormati. (L/P01/P04/P015/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Rate this article!

Leave a Reply