ISRAEL HANCURKAN RUMAH WARGA AL QUDS

Al Quds (Jerusalem), 15 Rabiul Akhir 1434/25 April 2013 (MINA) – Pasukan penjajah Israel menghancurkan puluhan bangunan perumahan milik warga Palestina di Yerusalem Timur pada Rabu (24/4).

Buldoser Israel disertai dengan kekuatan militer tiba di wilayah At-Tur pada Rabu pagi dan langsung menerjang puluhan bangunan apartemen dan pertokoan.  Khamini Hamdan, warga Alquds yang menjadi korban mengatakan kepada Ma’an seperti dikutip Mi’raj News Agency (MINA).

Hamdan menceritakan:” tiga pertokoan miliknya dan puluhan lainnya milik warga Palestina telah hancur karena serbuan penjajah Israel, dan kami tidak bisa berbuat banyak untuk bisa menghentikan mereka”  katanya.

Pihak Israel mengatakan bahwa bangunan-bangunan yang mereka hancurkan itu tidak memiliki ijin usaha dan ijin bangunan dari pemerintahannya. “Jika memang tidak memiliki ijin, maka kami akan menertibkan mereka,” kata salah seorang tentara Israel.

Sementara itu, Hamdan mengatakan bahwa ia sudah berusaha mengajukan ijin usaha dan bangunan kepada Israel, namun sudah enam bulan ijin tersebut belum juga turun.” Kami sudah mengajukan persyaratan dan ijin kepada pemerintah Israel, namun sudah setengah tahun hal itu kami tempuh, pengadilan Israel tidak memberikan surat itu,” sanggah Hamdan.

Dalam insiden pembongkaran paksa itu, sedikitnya 40 keluarga kehilangan tempat tinggalnya.

Menurut data dari B’Tselem, sejak tahun 2004, Israel telah menghancurkan 442 rumah warga Palestina di Jerusalem Timur saja. Jumlah korban yang kehilangan tempat tinggal mencapai 1.746 orang, termasuk 945 anak-anak.

Sementara itu, sebuah LSM Israel Bimkom menyatakan bahaawa 95 % pengajuan ijin bangunan dan usaha dari warga Palestina ditolak oleh pemerintah Israel.

Beberapa kelompok HAM di Palestina mengatakan bahwa Israel menerapkan serangkaian praktek diskriminatif dalam pemberian ijin perumahan, perencanaan, hak tinggal bagi warga Palestina di Jerusalem Timur  dengan tujuan mengurangi jumlah warga Palestina yang tinggal di kota tersebut.

Kota Al Quds (Jerussalem) merupakan wilayah di Palestina yang menjadi incaran utama penjajah Israel. Mereka ingin menjadikan kota itu menjadi ibukota Israel dengan jalan mengusir warga Palestina di wilayah itu dengan berbagai cara.

Secara de facto,  Al Quds memang masih di bawah pemerintahan Palestina yang dipimpin oleh faksi Fatah, namun secara de Jure, saat ini kota itu sudah dikendalikan oleh pemerintahan  Israel. (T/P04)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Rate this article!

Leave a Reply