JORDAN BUKA AKSES UDARA BAGI DRONE ISRAEL

Amman, 14 Jumadil Akhir/23 April (MINA) – Sebuah laporan baru mengatakan, Yordania telah memberikan lampu hijau ke Israel untuk menggunakan wilayah udaranya dalam memata-matai Suriah dan menyerang fasilitas industri.

Surat kabar Prancis Le Figaro dalam laporannya pada Senin (22/4) mengatakan, Yordania telah membuka dua koridor di wilayah udaranya untuk pesawat tanpa awak (drone) Israel guna memantau konflik yang sedang berlangsung di Suriah.

Mengutip pernyataan pejabat militer Barat di Timur Tengah, laporan itu menambahkan, pesawat Israel dapat mencapai target di wilayah Suriah manapun.

Menurut Press TV yang dikutip MINA, izin itu diberikan kepada Israel oleh Raja Abdullah II pada Maret kemarin selama kunjungan Presiden AS, Barack Obama ke Yordania yang datang setelah kunjungan pertamanya sebagai presiden ke wilayah Palestina yang masih dijajah Israel.

Raja Abdullah telah membuka dua rute baru untuk pesawat drone Israel, rute selatan dari pangkalan udara Israel di Negev dan rute utara melalui ibukota Yordania di Amman. Rute tersebut memungkinkan pesawat Israel untuk menghindari akses wilayah udara Suriah melalui Lebanon selatan yang bisa memancing respon dari gerakan perlawanan Hizbullah, Le Figaro menambahkan.

Suriah telah mengalami kerusuhan mematikan sejak Maret 2011. Banyak orang, termasuk sejumlah besar personil keamanan, telah tewas dalam kekerasan itu. (T/P05/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply