KAPAL PERANG AS OPERASI DI SINGAPURA 10 BULAN

Singapura, 9 Jumadil Akhir 1434/19 April 2013 (MINA) – Pejabat Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa kapal perang litoral (pesisir) USS Freedom akan beroperasi di Singapura setidaknya selama sepuluh bulan, Kamis (18/4), Singapura, Press TV melaporkan dan dikutip MINA.

Menurut pejabat Angkatan Laut AS, USS Freedom pertama tiba di Pangkalan Angkatan Laut Changi Singapura sekitar pukul 11.00 pagi waktu setempat (0300 GMT), Kamis. Kedatangan kapal perang itu adalah bagian dari rencana Washington untuk memperluas kehadiran militer AS di Asia Tenggara.

Hal ini muncul setelah AS mengumumkan pada April 2012 bahwa akan mengerahkan empat kapal perang litoral ke Singapura untuk latihan militer bersama, langkah yang ditujukan untuk memperluas kerjasama militer bilateral dengan negara Asia.

Pengumuman ini dibuat oleh Menteri Pertahanan AS Leon Panetta setelah pertemuan dengan Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen pada bulan yang sama di Pentagon.

Panetta menambahkan bahwa kapal tempur akan dikerahkan secara bergiliran di Singapura.

Sejak tahun 1990, Singapura secara konsisten mendukung kehadiran militer kuat AS di kawasan Asia-Pasifik. Pada tahun 2005, kedua negara memperluas kerja sama pertahanan dan keamanan dengan menandatangani Perjanjian Kerja Strategis.

AS telah mengerahkan kapal perang USS Freedom di tengah ketegangan yang tercipta di Semenanjung Korea.

USS Freedom adalah kapal utama dari kelas kapal tempur pesisir Freedom dan merupakan kapal ketiga Angkatan Laut Amerika Serikat yang dinamakan dengan konsep kebebasan.

USS Freedom dirancang untuk berbagai misi di perairan dangkal, yang mampu melawan kapal selam dan kapal perang serta bantuan kemanusiaan. Kecepatannya mencapai 74 km per jam. (T/P09/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply