KORUPSI MERAJALELA DI KALANGAN POLITIKUS AS

Washington, 6 Jumadil Akhir/16 April 2013 (MINA) – Seorang mantan analis Central Intelligence Agency (CIA) mengatakan, korupsi telah merajalela di kalangan pejabat pemerintah di Amerika Serikat.

Anggota kongres diduga pula menyelewengkan dana yang dialokasikan untuk rekonstruksi Afghanistan.

“Para kontraktor, perusahaan-perusahaan tidak terlalu peduli apakah Taliban atau tersangka militan mendapatkan uang ini asalkan mereka mendapatkan uang potongan mereka dan selama Kongres mendapatkan kontribusi,” kata Ray McGovern seperti dilansir Press TV yang di pantau MINA, Selasa  (16/4).

Pernyataan tersebut muncul setelah audit terbaru yang dikeluarkan oleh Inspektur Jenderal Khusus untuk Rekonstruksi Afghanistan yang mengungkapkan teroris dan mereka yang mendukung militansi di Afghanistan telah menerima kontrak pemerintah yang didanai pembayar pajak AS.

Audit yang berjudul “Kontrak dengan Musuh”, terdapat kelemahan signifikan dalam pengawasan dimaksudkan untuk menjaga Pentagon dari memberikan kontrak jaringan Taliban dan jaringan militan lainnya.

Hampir dua milyar dolar terdapat pada kontrak yang diberikan pada tahun 2012, meskipun tidak jelas berapa banyak yang mungkin telah menguntungkan militansi Afghanistan.

Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya menginvasi Afghanistan pada Oktober 2001 sebagai bagian dari rencana Washington yang disebut sebagai perang melawan terorisme. Serangan tersebut menggulingkan Taliban dari pucuk kekuasaan, dan ketidakamanan terus meningkat di seluruh negeri akibat dari kehadiran ribuan pasukan pimpinan AS.

Menurut PBB, ribuan warga sipil Afghanistan tewas dan ratusan ribu lainnya mengungsi selama terjadinya perang di Afghanistan. (T/P05/P02) 

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply